Bursa Eropa Cetak Rekor Baru, Ditopang Novo Nordisk Usai Kantongi Izin Obat Diet di AS

avatar
· Views 2,161
  • Bursa Eropa cetak rekor, didorong lonjakan saham Novo Nordisk (+9,2%) usai FDA menyetujui pil penurun berat badan.
  • STOXX 600 naik 0,34%, sektor kesehatan memimpin dan volatilitas turun ke level terendah lebih dari setahun.
  • Sentimen tetap positif, meski otomotif melemah dan risiko koreksi membayangi di tengah likuiditas libur akhir tahun.

Ipotnews - Bursa ekuitas Eropa berakhir di level tertinggi sepanjang masa, Selasa, didorong penguatan signifikan sektor kesehatan setelah raksasa farmasi Denmark, Novo Nordisk, memperoleh persetujuan Amerika Serikat untuk pil penurun berat badan andalannya.
Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,34 persen atau 1,98 poin menjadi 588,73, demikian laporan  Reuters  dan   CNBC ,  di Bengaluru, Selasa (23/12) atau Rabu (24/12) dini hari WIB.
Sebagian besar pasar regional mencatatkan kenaikan, dengan FTSE 100 Inggris naik 0,24 persen atau 23,25 poin menjadi 9.889,22 dan DAX Jerman bertambah 0,23 persen atau 56,09 poin ke posisi 24.340,06, sementara CAC Prancis melemah 0,21 persen atau 17,22 poin jadi 8.103,85.
Saham Novo Nordisk melambung 9,2 persen, mencatatkan kenaikan harian terbesar sejak Agustus 2023, setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat memberikan lampu hijau bagi pil penurun berat badan produksi perusahaan tersebut. Persetujuan ini memberi Novo Nordisk keunggulan penting dalam persaingan obat manajemen berat badan berbentuk oral, sekaligus membantu perusahaan kembali mendapatkan momentum menghadapi rival utamanya dari Amerika, Eli Lilly.
Produsen Wegovy itu sebelumnya sempat menjadi primadona investor, namun nilai pasarnya tergerus miliaran dolar pada awal tahun akibat kekhawatiran kehilangan pangsa pasar di segmen obat obesitas yang justru mereka rintis. Dengan persetujuan terbaru ini, optimisme investor kembali menguat.
Sektor kesehatan secara keseluruhan melesat 1,4 persen, menjadi sektor dengan kinerja terbaik di kawasan Eropa. Kepala Analis Keuangan AJ Bell, Danni Hewson, menilai persaingan ketat antara Novo Nordisk dan Eli Lilly justru menguntungkan konsumen sekaligus investor. Menurutnya, Novo Nordisk sangat membutuhkan terobosan ini setelah menghadapi tekanan selama setahun terakhir.
Sentimen positif juga tercermin dari indikator volatilitas saham zona euro yang turun 0,36 poin ke level 14,04, posisi terendah dalam lebih dari satu tahun, menandakan meredanya kegelisahan pasar.
Di luar sektor kesehatan, saham sumber daya dasar melonjak 1 persen setelah harga perak menembus USD70 per ons untuk pertama kalinya. Sektor utilitas turut naik 0,8 persen.
Meski demikian, analis Capital.com, Daniela Hathorn, mengingatkan reli logam mulia, khususnya perak, mulai menunjukkan kondisi jenuh beli. "Likuiditas pasar yang tipis selama periode libur berpotensi meningkatkan volatilitas dan memperbesar risiko koreksi jika terjadi pembalikan arah," ujarnya.
Sebaliknya, sektor otomotif berada di bawah tekanan, dengan saham Valeo dan Renault masing-masing merosot sekitar 1,5 persen.
Secara tahunan, indeks STOXX 600 berada di jalur untuk mencatatkan kinerja terbaik sejak 2021. Penguatan ini ditopang oleh tren penurunan suku bunga, komitmen belanja fiskal Jerman, serta pergeseran portofolio investor dari saham-saham teknologi Amerika Serikat yang dinilai sudah terlalu mahal.
Dari sisi geopolitik dan perdagangan, China pada Senin mengumumkan rencana penerapan bea masuk sementara hingga 42,7 persen terhadap impor produk susu dari Uni Eropa. Langkah tersebut dipandang sebagai aksi balasan atas kebijakan Uni Eropa yang lebih dulu mengenakan tarif terhadap kendaraan listrik asal China.
Sementara itu, dari Amerika Serikat, data menunjukkan perekonomian Negeri Paman Sam tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal ketiga, terutama ditopang oleh belanja konsumen. Data positif ini muncul di tengah pekan yang relatif minim rilis indikator ekonomi global. (Reuters/CNBC/AI)

Sumber : Admin

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest