Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan pelepasan ekspor secara simbolis untuk berbagai produk senilai US$ 58,77 atau sekitar Rp 978 miliar. Pelepasan secara simbolis dilakukan di PT Denso Manufacturing Indonesia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Budi mengatakan ekspor ini dilakukan oleh 31 perusahaan yang dilepas ekspornya di 8 titik, yakni Cikarang, Mojokerto, Sleman, Semarang, Batam, Samarinda, Makassar, dan Bali.
"Tadi juga sudah disampaikan, dilaporkan Ibu Dirjen banyak ekspor produk, semua ada 31 perusahaan di 8 titik. Dan nilainya cukup besar yaitu US$ 58,77 juta atau sekitar Rp 978 miliar. Ternyata program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik," kata dia dalam sambutannya di PT Denso Manufacturing Indonesia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (17/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Tok! 35% Distribusi Minyakita Wajib Lewat BUMN |
Budi menyebut, dalam 31 perusahaan itu tidak semuanya merupakan perusahaan besar. Namun terdapat beberapa UMKM hingga Koperasi Desa Merah Putih.
"Tadi ada perusahaan yang baru pertama ekspor, ada juga Koperasi Merah Putih yang baru ekspor. Kemudian ada juga pilihan Busan ya. Alhamdulillah ternyata ada manfaatnya," ujarnya.
Adapun tujuan ekspor yang dilakukan 31 perusahaan di antaranya ke Malaysia, Amerika, UAE, Jepang, Korea Selatan, Afrika Utara, Iran, India, China hingga negara Eropa dan ASEAN lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pengembangan Ekspor Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan produk yang diekspor terdiri dari produk manufaktur, produk kreatif, komponen elektrik, kendaraan, panel surya, hasil laut, hasil perkebunan, makanan olahan hingga produk dekorasi.
"Pelaksanaan ini merupakan hasil koordinasi yang dilakukan secara sangat baik dan intensif dengan pemerintahan daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, kota serta didukung juga oleh eksportir," jelasnya.
Untuk PT Denso Manufacturing Indonesia mengekspor komponen elektrik bermotor senilai US$ 24,6 juta dengan tujuan ekspor ke ASEAN, Eropa, Amerika Serikat, Jepang, China dan India.
(ada/kil)Reprinted from detik_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now