IDXChannel - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menunda pembayaran bunga obligasi dan pendapatan bagi hasil sukuk yang jatuh tempo hari ini, Senin (8/12/2025).
Penundaan tersebut menjadi dasar bagi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melanjutkan suspensi perdagangan saham WIKA di seluruh pasar.
WIKA Garap Proyek RSUP Dr Sardjito, Nilai Kontrak Capai Rp917,9 Miliar Dalam surat resmi tanggal 5 Desember 2025, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyampaikan dana pembayaran bunga dan bagi hasil ke-17 untuk Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 Seri B–C belum efektif masuk ke rekening KSEI.
WIKA sebelumnya telah menginformasikan adanya keterbatasan unrestricted cash sehingga tidak dapat memenuhi kewajiban yang sedianya dibayarkan pada 8 Desember 2025.
WIKA Kantongi Kontrak Bangun Sekolah Rakyat Senilai Rp1,94 TriliunPenundaan tersebut mencakup empat instrumen, yakni Obligasi Seri B (WIKA02BCN1), Obligasi Seri C (WIKA02CCN1), Sukuk Seri B (SMWIKA02BCN1), dan Sukuk Seri C (SMWIKA02CCN1).
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now