Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.751 per USD, Ini Sederet Sentimennya

avatar
· Views 21
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.751 per USD, Ini Sederet Sentimennya
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.751 per USD, Ini Sederet Sentimennya. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada Selasa (18/11/2025). Mata uang Garuda turun 15 poin atau 0,09 persen ke level Rp16.751 per Dolar AS (USD).

Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai sentimen yang beragam baik dari eksternal maupun internal memengaruhi pergerakan upiah hari ini. 

Baca Juga:
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.751 per USD, Ini Sederet Sentimennya Purbaya Ngaku Tak Ikut Tentukan Langkah Teknis Rencana Redenominasi Rupiah

Dari eksternal, pelaku pasar masih mencari pandangan tentang kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) setelah berakhirnya penutupan pemerintah terpanjang dalam sejarah AS, yang menunda publikasi beberapa data ekonomi resmi. 

Beberapa pembuat kebijakan The Fed, termasuk Presiden The Fed Atlanta Bostic dan Presiden The Fed Kansas City Schmid, menyuarakan kekhawatiran tentang inflasi atau mengisyaratkan dukungan untuk mempertahankan suku bunga tetap.

Baca Juga:
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.751 per USD, Ini Sederet Sentimennya Redenominasi Rupiah Tak Berdampak ke Pasar Modal, Ini Penjelasan BEI hingga OJK

Data penggajian nonpertanian untuk September, yang akan dirilis Kamis ini, kemungkinan akan menjadi data resmi terbaru di pasar tenaga kerja sebelum pertemuan The Fed pada 10-11 Desember. 

CME Fedwatch menunjukkan pasar memperkirakan peluang 42,4 persen untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin, dan peluang 57,6 persen untuk mempertahankan suku bunga.

Baca Juga:
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.751 per USD, Ini Sederet Sentimennya Gubernur BI: Redenominasi Rupiah Bukan Sanering, Harga Barang Tidak Akan Berubah

"Saat ini fokus pasar adalah risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Oktober yang akan dirilis pada hari Rabu. Selanjutnya Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) akan merilis angka Nonfarm Payrolls bulan September pada hari Kamis," ujar Ibrahim dalam risetnya. 

Halaman : 1 2

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest