Pasar baja domestik menghadapi tekanan imbas banjirnya produk impor seperti dari China. Pengusaha baja lokal meminta pemerintah untuk menciptakan pengusaha-pengusaha baru yang fokus pada industri manufaktur.
"Harusnya pemerintah menciptakan pengusaha-pengusaha baru dengan bimbingan pemerintah, seperti yang tercipta di China, Jepang, dan Korea. Mereka maju industri manufakturnya karena pemerintah terjun langsung membimbing agar menyesuaikan dengan target pemerintah menjadikan Indonesia negara industri dalam 10 tahun ke depan," ujar CEO PT Inerco Global International, Hendrik Kawilarang Luntungan, dalam keterangan tertulis, Kamis (13/11/2025).
Baca juga: Terungkap Biang Kerok Baja Impor China Serbu RI |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hendrik menilai perlu ada regulasi yang lebih ketat terkait investasi asing. Menurutnya, regulasi yang sudah ada sekarang masih memberi celah.
"Cara mereka ngakalinnya semua pakai nominee orang lokal, terus dibuat perjanjian di bawah tangan sehingga mereka tetap menguasai 100%," ungkapnya.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di angka 5%, kata Hendrik, dibutuhkan konglomerasi baru.
(ara/ara)Reprinted from detik_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now