Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan Shell tertarik kembali menggarap blok migas di Indonesia.
Djoko membeberkan ada lima wilayah kerja yang kini dibidik Shell. Kelima lokasi tersebut terdiri dari tiga lokasi lepas pantai (offshore) dan dua lokasi daratan (onshore).
Dua lokasi onshore tersebut berlokasi di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) dan tiga lokasi offshore berada di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua wilayah onshore Sulbar. Tiga wilayah offshore Bali dan NTB," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Baca juga: Alasan Shell Tak Kunjung Beli BBM dari Pertamina |
Djoko mengatakan saat ini, Shell tengah masuk dalam proses pengajuan proposal joint study dengan Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (Kufpec).
"Dia perusahaan dia joint 50:50. PI-nya," tambahnya.
Shell sebelumnya pernah meninggalkan industri hulu migas Tanah Air. 35% hak partisipasi Shell di Blok Masela telah diambil alih oleh PT Pertamina (Persero) dan Petronas
Hal ini ditandai dengan penandatanganan sale purchase agreement (SPA) yang berlangsung dalam gelaran IPA Convex 2023 lalu di ICE, BSD, Tangerang.
Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Energi mengambil porsi 20%. Sementara, Petronas lewat Petronas Masela Sdn Bhd mengambil porsi 15%.
(hns/hns)Reprinted from republika_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now