IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) melemah pada awal pekan ini, tertekan oleh penurunan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian serta peningkatan produksi yang terus menekan harga.
Kontrak berjangka (futures) acuan CPO untuk pengiriman Januari di Bursa Derivatif Malaysia merosot 2,28 persen menjadi MYR4.109 per ton pada 15.13 WIB.
Pasar Modal RI Punya Tiga Indeks Baru Hasil Kolaborasi BEI dan S&P Dow Jones“Futures tertekan oleh pelemahan pasar Dalian. Selain itu, kenaikan produksi juga terus memberikan tekanan. Namun di sisi lain, permintaan mulai membaik dan akan berdampak positif pada ekspor November dan Desember,” kata Direktur Pelindung Bestari, Paramalingam Supramaniam, yang berbasis di Selangor, dikutip Reuters.
Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian turun 0,74 persen, sementara kontrak minyak sawitnya melemah 1,5 persen. Sementara, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 0,49 persen.
Siapa Pemilik Saham MAPA? Ini Perbedaannya dengan Mitra Adiperkasa dan PengendalinyaHarga minyak sawit cenderung mengikuti pergerakan minyak nabati pesaing karena bersaing dalam pangsa pasar minyak nabati global.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now