Fed Turunkan Suku Bunga, Namun Sinyal Hawkish Powell Diprediksi Melemahkan Kurs Rupiah

avatar
· Views 39
  • The Fed memangkas suku bunga acuan 25 bps menjadi 3,75%-4,00%, namun memberi sinyal hawkish bahwa pemangkasan lanjutan tahun ini belum pasti.
  • Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan kebijakan masih bergantung pada data dan belum memiliki arah yang tetap menjelang pertemuan Desember.
  • Rupiah diprediksi melemah meski sempat menguat tipis ke Rp16.610 per dolar AS; proyeksi pergerakan hari ini di kisaran Rp16.550-Rp16.700 per dolar AS.

Ipotnews - Sinyal hawkish bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), meskipun memangkas suku bunga acuan tadi malam, diprediksi melemahkan kurs rupiah terhadap dolar dalam perdagangan hari ini.
Mengutip data Bloomberg, Kamis (30/10) pukul 09.05 WIB, kurs rupiah sedang diperdagangkan pada level Rp16.610 per dolar AS, menguat 7 poin atau 0,04% dibandingkan posisi akhir perdagangan Rabu (29/10) di Rp16.617 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang menguat cukup tajam setelah muncul hasil rapat FOMC the Fed edisi Oktober tadi malam.
"Walaupun the Fed sesuai perkiraan memangkas suku bunga acuan, namun secara mengejutkan memberikan pernyataan hawkish mengenai pemangkasan berikutnya yang menurut mereka jauh dari kepastian," kata Lukman kepada Ipotnews melalui pesan WhatsApp, pagi ini.
Bank sentral AS, the Fed, kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,75%-4,00%. Namun, Ketua the Fed Jerome Powell memberi sinyal bahwa langkah ini kemungkinan menjadi pemangkasan terakhir di tahun 2025.
Powell menyebut keputusan dengan hasil voting 10-2 itu sebagai "dukungan kuat" terhadap kebijakan pelonggaran untuk menopang pasar tenaga kerja yang mulai mendingin.
Namun, seperti dikutip reuters.com hari ini, ia menegaskan adanya perbedaan pandangan yang tajam di antara pejabat the Fed mengenai arah kebijakan selanjutnya pada pertemuan Desember.
"Pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember bukanlah hal yang pasti. Kebijakan kami tidak berada di jalur yang telah ditetapkan," ujar Powell.
"Kemungkinan kurs rupiah hari ini di kisaran Rp16.550 - Rp16.700 per dolar AS," ujar Lukman.(Adhitya/AI)

Sumber : admin

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest