- Saham Taiwan, Singapura, dan Indonesia mencetak rekor tertinggi
- Sebagian besar mata uang Asia bergerak datar; baht Thailand melemah hingga 0,5%
- Keputusan suku bunga Bank of Thailand dan bank sentral Filipina menanti pekan ini
Ipotnews - Indeks saham di sebagian besar bursa saham emerging marke t Asia bergerak melaju jelang akhir sesi perdagangan hari ini, Sealsa (7/10). Indeks saham Taiwan, Singapura, dan Indonesia mencatatkan rekor tertinggi.
Indeks TAIEX Taiwan mencatatkan rekor baru, dipimpin reli berbasis kecerdasan buatan, melanjutkan reli indeks S&P 500 dan Nasdaq yang juga ditutup di rekor tertinggi, setelah AMD mengumumkan kerja sama pasokan chip jangka panjang dengan OpenAI.
Aktivitas perdagangan di kawasan cenderung sepi karena pasar China dan Korea Selatan libur nasional. Investor juga menanti keputusan kebijakan dari sejumlah bank sentral kawasan.
Laman Reuters melaporkan, jelang pukul 15:00 WIB, indeks MSCI untuk saham emerging market Asia naik 0,5%, tertinggi sejak Maret 2021. Saham Taiwan menguat 1,7%, didorong lonjakan emiten semikonduktor TSMC .
Indeks acuan STI, Singapura dan IHSG , Indonesia turut mencetak rekor baru. Indeks saham SET Thailand dan PSEI , Filipina melonjak lebih dari 1%. HAnya indeks KLSE Malaysia yang terpuruk di zona merah.
Di pasar valuta, indeks mata uang emerging market MSCI melemah seiring penguatan dolar AS, diikuti pelemahan yen. Yen jatuh ke posisi terendah dua bulan setelah Sanae Takaichi, tokoh berhaluan dovish, terpilih sebagai pemimpin partai berkuasa di Jepang.
Mata uang regional lain seperti rupiah Indonesia, ringgit Malaysia, dan rupee India bergerak datar, sementara baht Thailand melemah hingga 0,5%, terendah dalam enam minggu. Pelemahan tersebut terjadi menjelang keputusan suku bunga Bank of Thailand (BoT) pada Rabu, di tengah inflasi yang terus menurun dan prospek ekonomi yang melambat.
Analis Nomura memperkirakan peluang 65% bagi BoT memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps, lalu menahan pada Desember sebelum melanjutkan pemangkasan pada kuartal I 2026.
Sementara itu, inflasi tahunan Filipina meningkat untuk bulan kedua, namun masih berada di bawah target 2-4% bank sentral. Kondisi ini mempersempit peluang antara penurunan dan penahanan suku bunga oleh Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) pada Kamis.
Analis Barclays memperkirakan BSP akan memanfaatkan inflasi yang masih rendah untuk memangkas suku bunga sebesar 25 bps lagi. Peso Filipina menguat tipis 0,1%, sementara indeks saham Manila naik 1,4%.
Asia stock indexes and currencies at 0736 GMT
COUNTRY | FX RIC | FX DAILY % | FX YTD % | INDEX | STOCKS DAILY % | STOCKS YTD % |
Japan | USDJPY | -0.14 | +4.40 | N225 | 0.01 | 20.19 |
China | USDCNY | -- | +2.51 | SSEC | -- | 15.84 |
India | USDINR | +0.03 | -3.54 | NSEI | 0.34 | 6.42 |
Indonesia | USDIDR | +0.09 | -2.66 | JCI | 0.40 | 15.43 |
Malaysia | USDMYR | +0.00 | +6.05 | KLSE | -0.69 | -0.94 |
Philippines | USDPHP | +0.14 | -0.09 | PSEI | 1.39 | -6.82 |
S.Korea | USDKRW | -- | +4.64 | KOSPI | -- | 47.92 |
Singapore | USDSGD | -0.02 | +5.68 | STI | 0.89 | 17.78 |
Taiwan | USDTWD | -0.31 | +7.43 | TAIEX | 1.68 | 18.13 |
Thailand | USDTHB | -0.32 2 | +5.52 | SET | 1.46 | -6.84 |
Sumber : admin
Reprinted from indopremier_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.
Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.

Leave Your Message Now