IDXChannel - Harga minyak mentah anjlok tajam minggu ini, dan Citigroup memperkirakan kerugian lebih lanjut selama kuartal terakhir tahun 2025.
Dilansir dari laman Investing Jumat (3/10/2025), pukul 06:35 ET (10:35 GMT), minyak mentah berjangka Brent naik 0,6 persen menjadi USD64,49 per barel, dan minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 0,6 persen menjadi USD60,84 per barel.
Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI (BBRI) Akselerasi Penyaluran KPR FLPPNamun, untuk minggu ini, kedua acuan harga tersebut berada di jalur kerugian sekitar 8 persen. "Harga minyak Brent telah turun ke USD65, mencapai target harga 0-3 bulan kami, karena OPEC+ mengisyaratkan peningkatan produksi selama sebulan lagi dan Irak melihat ekspor minyak KRG dilanjutkan melalui Turki," kata Analis di Citi, dalam catatannya.
"Ini terjadi setelah level tertinggi intraday minggu lalu di hampir USD70 akibat serangan Ukraina yang berkelanjutan terhadap kilang Rusia dan infrastruktur ekspor minyak," tuturnya.
Astra (ASII) Tebar Dividen Interim Jumbo Rp3,96 Triliun, Cair Akhir OktoberOrganisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, akan bertemu akhir pekan ini untuk membahas tingkat produksi di masa mendatang.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now