JAKARTA, investor.id -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melesat ke level Rp 16.600an pada Senin (29/9/2025).Di tengah risiko government shutdown yang berpotensi memicu arus keluar dari aset AS.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.10 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini terpangkas lagi sebesar 85 poin (0,51%) ke level Rp 16.653 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,18% ke level 97,97.
Sedangkan pada perdagangan Jumat (26/9/2025), mata uang rupiah sempat ditutup terpangkas menguat sebesar 11 poin (0,07%) ke level Rp 16.738.
Dikutip dari Trading View, nilai tukar mata uang Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS di tengah risiko government shutdown yang berpotensi memicu arus keluar dari aset AS.
Presiden AS Donald Trump bersama para pemimpin Kongres dijadwalkan bertemu hari ini untuk melakukan pembicaraan menit terakhir guna menghindari penutupan pemerintahan.
Goverment Shutdown AS
Jika Kongres gagal meloloskan anggaran sementara, pemerintahan AS akan sebagian ditutup pada Rabu pukul 00.01 waktu setempat, dan sejumlah pegawai pemerintah diperkirakan akan dirumahkan tanpa bayaran mulai 1 Oktober.
Dalam catatannya, tiga analis dari CBA Global Economic & Markets Research menyebut dolar AS bisa melemah sementara jika shutdown terjadi.
Pergerakan pasar menunjukkan USD/JPY turun 0,2% ke level 149,20, sementara USD/KRW melemah 0,3% ke 1.405,24.
Sumber : investor.id
Reprinted from indopremier_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.
Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.

Leave Your Message Now