IDXChannel – Harga minyak dunia kembali menguat pekan lalu setelah serangan drone Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia memangkas ekspor bahan bakar dari negara tersebut.
Kontrak West Texas Intermediate (WTI) berakhir menguat 1,1 persen di USD65,72 per barel pada Jumat (26/9) lalu, mencatat lonjakan 5,3 persen sepanjang pekan dan menutup perdagangan di level tertinggi sejak awal Agustus.
Harga Emas Diproyeksi Sentuh USD3.850 di Semester II-2025, Ini Faktor PendorongnyaSementara itu, harga Brent naik 1 persen menjadi USD70,13 per barel, mengukir kenaikan 5,2 persen dalam sepekan lalu. Keduanya membukukan penguatan mingguan terbesar sejak pertengahan Juni.
Analis FXEmpire, James Hyerczyk, menilai momentum bullish saat ini didukung oleh tekanan beli yang kuat dan meningkatnya risiko pasokan global.
Genap Setahun, Waran VERN (VERN-W) Hangus Pekan DepanHyerczyk menjelaskan, serangan drone Ukraina ke infrastruktur kilang Rusia menjadi pemicu utama pekan lalu. Serangan beruntun tersebut membuat pelaku pasar mulai memperhitungkan potensi gangguan pasokan yang signifikan.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now