UMKM Bisa Menjadi Besar, Ini yang Dibutuhkan

avatar
· Views 27
UMKM Bisa Menjadi Besar, Ini yang Dibutuhkan
Foto: Shutterstock/
Jakarta

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa tumbuh lebih besar dan melebarkan skala bisnisnya. Dibutuhkan arahan dan bimbingan langsung dari para CEO dan praktisi industri serta akses ke jejaring strategis.

Dari data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pelaku UMKM berkontribusi terhadap lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB). Sektor UMKM tercatat dominan penyerapan tenaga kerja, yang hampir mencapai 97% dengan lebih dari 64 juta unit usaha. Sedangkan peran pelaku UMKM terhadap total ekspor Indonesia mencapai sekitar 15,7%.

Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menyebut kerja sama dengan Loid Ventures adalah langkah konkret pemerintah untuk menciptakan dampak ekonomi riil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"UMKM adalah denyut nadi ekonomi kita, tapi banyak yang terjebak dalam skala mikro. Tugas kami bukan hanya memberi pelatihan, tapi membuka pintu konkret: pintu modal dan pintu pasar. Melalui "Berdaya Bersama", kami ingin UMKM terpilih tidak hanya bertahan, tapi bertumbuh secara eksponensial. Jika mereka berhasil, ratusan lapangan kerja baru akan tercipta. Itulah dampak nyata yang kita kejar," ujar Leon dalam keterangan tertulis, Minggu (28/9/2025).

Baca juga: Purbaya Tunda Pajak Pedagang Online, Asosiasi E-Commerce Buka Suara

ADVERTISEMENT

Perusahaan modal ventura, Loid Ventures resmi membuka akses bagi pendanaan dan perluasan pasar bagi UMKM Indonesia. Langkah ini didukung penuh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM).

Government Relations Specialist Loid Ventures, Tanti Senjaya, menekankan langkah ini menjadi komitmen pihaknya untuk mendukung ekosistem usaha nasional, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Dengan pendekatan end-to-end yang mencakup edukasi, fasilitas, dan permodalan, kami berharap inisiatif ini memberi dampak nyata bagi UMKM serta mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional sejalan dengan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto," tutur Tanti.

Adapun pendaftaran program akan dibuka mulai 26 September hingga 1 Oktober 2025. Leon lanjut menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menjawab tantangan UMKM dalam mendorong skala bisnis.

Dalam pelaksanaannya, selama tiga bulan peserta akan mendapatkan kurikulum terstruktur, bimbingan langsung dari para CEO dan praktisi industri, serta akses ke jejaring strategis.

Puncak program adalah pitch day, di mana sepuluh UMKM terbaik berkesempatan memperoleh dukungan pendanaan tahap awal (seed funding) dari Loid Ventures.

(kil/kil)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest