IDXChannel - Harga emas dunia diperkirakan kembali menguat pada pekan depan. Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai harga emas berpotensi menyentuh level tertingginya di kisaran USD3.400 per troy ons pada awal pekan, dan secara mingguan bisa menguat hingga ke level USD3.450.
Ibrahim, menjabarkan sejumlah faktor mendorong penguatan logam mulia.
Polisi Gelar Operasi Penertiban Tambang Emas Ilegal, 10 Rakit DimusnahkanPertama, komentar bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) yang mengindikasikan kemungkinan penurunan suku bunga di tengah kondisi global saat ini, terutama perang dagang yang memicu tekanan inflasi.
"Adanya tekanan dari Trump kepada bank sentral AS untuk menurunkan suku bunga juga membawa angin segar kepada para investor untuk kembali melakukan pembelian terhadap logam mulia sebagai safe haven," ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (24/8/2025).
Minggu Ceria, Harga Emas Antam (ANTM) Tak Beranjak dari Rp1.933.000 per GramKedua, tensi geopolitik global semakin meningkat, baik di Timur Tengah maupun Eropa. Parlemen Israel dilaporkan menyetujui penguasaan penuh atas wilayah Jalur Gaza, yang memicu kecaman dunia internasional. Situasi ini membuat risiko geopolitik kian tinggi dan mendukung permintaan emas.
"Negara tetangga seperti Yordania, Mesir, Libanon, juga terus memantik kecemasan tersendiri sehingga geopolitik mengalami pemanasan yang cukup tinggi," ujarnya.
Kurangi Beban Utang, Produsen Kemasan Logam (PICO) Jual Aset Mesin Rp17,8 MiliarReprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now