Presiden Prabowo Subianto mengaku geram mengapa Indonesia sebaai produsen kelapa sawit terbesar dunia pernah mengalami kelangkaan minyak goreng. Menurutnya hal itu disebabkan oleh permainan dan manipulasi oknum.
"Sungguh aneh negara dengan produksi kelapa sawit terbesar di dunia, pernah mengalami kelangkaan minyak goreng," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Ia pun mengaku heran. Prabowo menamakan oknum yang melakukan manipulasi itu sebagai serakahnomic.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Prabowo Bangga Ekonomi Tumbuh 5,12%: Para Pakar Yakin akan Semakin Naik! |
"Ini aneh sekali tidak masuk di akal sehat dan ternyata memang itu ternyata adalah permainan manipulasi yang tadi sudah disinggung oleh ketua DPR yang saya beri nama serakahnomic," tegasnya.
Keanehan lainnya juga terjadi ketika pemerintah telah memberikan subsidi pada berbagai komoditas, mulai dari pupuk hingga irigasi. Namun, harga pangan masih mahal.
"Aneh kita subsidi pupuk, subsidi alat pertanian, subsidi pestisida, subsidi irigasi, waduk, kita subsidi beras tapi harga pangan kadang-kadang tidak terjangkau oleh sebagian rakyat kita," ucapnya.
Menurutnya, kekuatan suatu negara terletak bagaimana negara itu bisa menguasai dan mengelola kekayaan. "Karena itu kita harus berani koreksi apabila kita telah mengambil langkah yang keliru," tambahnya.
(kil/kil)Reprinted from detik_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now