Momen unik terjadi pada saat Sidang Kabinet Paripurna hari ini di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Menteri Keuangan Sri Mulyani tiba-tiba menahan diri saat ingin memaparkan Rancangan APBN 2026 di depan Presiden Prabowo Subianto.
Mulanya, usai memberikan arahan pembuka di Sidang Kabinet, Prabowo meminta laporan dari para menterinya. Kemudian Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pun mempersilakan laporan pertama disampaikan oleh Sri Mulyani.
Baca juga: Pemerintah Masih Punya Rp 2.121 Triliun buat Belanja 6 Bulan |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri Mulyani pun langsung menyampaikan kata pembuka dan salam, namun ketika akan memaparkan Rancangan APBN 2026 dia sempat mengurungkan penjelasannya. Hal itu terjadi karena awak media masih berada di dalam ruang Sidang Kabinet.
Menurutnya, Rancangan APBN masih dirahasiakan dan akan disampaikan secara pertama kali di tanggal 15 Agustus 2025 pada Pidato Nota Keuangan di DPR. Dia bertanya untuk memastikan kepada Prabowo apakah aman memaparkan data yang masih rahasia secara terbuka di depan media.
"Bapak Presiden, bapak Wakil Presiden dan kabinet, kami ingin menyampaikan Rancangan APBN 2026 namun karena ini adalah persiapan Nota Keuangan, bapak, apakah pers masih perlu ada di sini? Karena nanti bapak tanggal 15 akan menyampaikan di depan DPR," kata Sri Mulyani dalam Sidang Kabinet yang dihelat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (6/8/2025).
Sejurus kemudian awak media yang berada di ruang sidang pun diminta meninggalkan ruangan. Prabowo sempat melemparkan candaan, untuk para punggawa pers sudah disiapkan makanan dan minuman yang banyak agar bersedia meninggalkan ruangan.
Dia berkelakar hal itu menjadi siasat untuk mengusir awak media secara halus dari ruangan Sidang Kabinet. Suasana pun cair, gelak tawa muncul dari Prabowo dan juga para menteri yang hadir.
"Untuk pers, sudah disiapkan makan dan minuman yang banyak. Ini ngusirnya secara halus, nggak mengusir," kata Prabowo sambil tertawa.
(hal/rrd)Reprinted from detik_id,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now