IDXChannel - Harga komoditas minyak sawit mentah (CPO) saat ini diperkirakan berada dalam fase uptrend jangka pendek.
Sementara itu, untuk produksi minyak kelapa sawit diperkirakan meningkat hingga September setelah tumbuh selama tiga bulan berturut-turut pada Mei, didukung oleh cuaca yang menguntungkan dan upaya penanaman kembali yang terus berlangsung. Namun, tekanan ke bawah sebagian teratasi oleh tanda-tanda permintaan ekspor yang kuat.
Bursa Saham AS Melemah karena Investor Mencerna Data Penjualan Ritel, S&P 500 cs Kompak TurunHead of Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, dengan berada di dalam fase uptrend, kenaikan harga CPO akan memberikan efek positif ke beberapa emiten sawit, salah satunya PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA).
Menurut pria yang akrab disapa Didit ini, investor dapat Buy if Break dengan support di level Rp171, dan resistancenya ada di level Rp190. Sedangkan, targetnya ada di level rentang Rp200 hingga Rp212 per saham.
Polri Buat Satgassus Penerimaan Negara, Ini Penjelasan Sri Mulyani dan Dirjen Pajak“Saat ini untuk emiten-emiten CPO kami perkirakan dapat untuk investasi dalam jangka pendek terlebih dahulu, karena melihat pergerakannya dalam beberapa waktu belakangan ini cenderung konsolidasi,” kata Herditya dalam risetnya Rabu (18/6/2025).
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now