IDXChannel - Harga minyak mentah melonjak pada Rabu (11/6/2025), menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.
Kenaikan harga minyak setelah sejumlah sumber menyebut Amerika Serikat (AS) tengah bersiap mengevakuasi kedutaannya di Irak akibat meningkatnya kekhawatiran keamanan di Timur Tengah.
Bursa Saham AS Ditutup Melemah di Tengah Pengumuman InflasiKontrak berjangka (futures) minyak WTI ditutup naik 4,9 persen ke USD68,15 per barel, sementara Brent menguat 4,3 persen menjadi USD69,77 per barel.
Kabar soal evakuasi kedutaan AS di Irak—produsen minyak terbesar kedua di OPEC setelah Arab Saudi—membuat para pelaku pasar terkejut dan langsung memborong kontrak berjangka minyak. Seorang pejabat AS juga menyatakan bahwa keluarga militer kemungkinan dipulangkan dari Bahrain.
IHSG Hari Ini Diprediksi Sideways Usai Koreksi“Pasar sama sekali tidak menduga risiko geopolitik sebesar ini,” ujar analis di Price Futures Group, Phil Flynn.
Reprinted from Idxchannel,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now