Wall Street Dibuka Melemah, Pasar Terbebani Kekhawatiran Lonjakan Utang AS

avatar
· Views 97
Wall Street Dibuka Melemah, Pasar Terbebani Kekhawatiran Lonjakan Utang AS
Wall Street Dibuka Melemah, Pasar Terbebani Kekhawatiran Lonjakan Utang AS. Foto: dok. AP.

IDXChannel - Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada Rabu (21/5/2025). Investor mencermati perkembangan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait pemotongan pajak yang menimbulkan kekhawatiran baru terhadap membengkaknya utang negara.

Pada pukul 09.34 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 352,28 poin atau 0,83 persen ke level 42.324,96, S&P 500 (.SPX) turun 31,84 poin atau 0,54 persen ke level 5.908,62, dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 97,35 poin atau 0,51 persen ke level 19.045,36.

Baca Juga:
Wall Street Dibuka Melemah, Pasar Terbebani Kekhawatiran Lonjakan Utang AS Trump Boikot KTT G20 di Afrika Selatan, Ini Penyebabnya

Agenda sidang Dewan Komite DPR AS (House Rules Committee) berlangsung di tengah upaya Partai Republik menyatukan suara untuk menghapus insentif pajak wilayah pesisir AS, yang memiliki biaya hidup tinggi.

Sejumlah analis independen memperkirakan, skema pemotongan pajak yang didukung Presiden AS Donald Trump ini berpotensi menambah beban utang pemerintah federal sebesar USD3 triliun hingga USD5 triliun.

Baca Juga:
Wall Street Dibuka Melemah, Pasar Terbebani Kekhawatiran Lonjakan Utang AS CEO Nvidia Dukung Donald Trump Cabut Pembatasan Ekspor Chip AS ke China

Saat ini posisi utang AS telah menyentuh USD36,2 triliun, demikian melansir Investing, Rabu (21/5/2025).

Halaman : 1 2

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest