Ditopang Akuisisi PLTB, Laba Bersih Barito Renewables (BREN) Tembus Rp1,35 Triliun

avatar
· Views 138
Ditopang Akuisisi PLTB, Laba Bersih Barito Renewables (BREN) Tembus Rp1,35 Triliun
Ditopang Akuisisi PLTB, Laba Bersih Barito Renewables (BREN) Tembus Rp1,35 Triliun (foto: MNC media)

IDXChannel - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) berhasil meraup laba bersih sebesar USD86,1 juta hingga triwulan III-2024 lalu.

Capaian tersebut tumbuh tipis sebesar 1,9 persen dari capaian laba bersih pada periode sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD84,5 juta dolar AS.

Baca Juga:
Ditopang Akuisisi PLTB, Laba Bersih Barito Renewables (BREN) Tembus Rp1,35 Triliun IHSG Hari Ini Berpotensi Koreksi Minor, BREN, BBRI, ADRO, dan ERAA Bisa Jadi Pilihan

Dengan menggunakan asumsi nilai tukar dolar terhadap rupiah sebesar Rp15.700 per dolar AS, maka nilai laba bersih BREN dalam sembilan bulan pertama 2024 ini setara dengan Rp1,35 triliun.

"Kenaikan laba bersih terutama terdongkrak dari akuisisi PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) (PLTB) Sidrap 1 serta peningkatan kepemilikan Perseroan di Salak-Darajat," ujar Direktur Utama BREN, Hendra Soetjipto Tan, dalam keterangan resminya, Kamis (31/10/2024).

Baca Juga:
Ditopang Akuisisi PLTB, Laba Bersih Barito Renewables (BREN) Tembus Rp1,35 Triliun Saham Prajogo Pangestu Kompak Memerah, BREN Turun 4 Persen

Sementara pendapatan konsolidasi Perseroan dalam periode yang sama, menurut Hendra, tercatat mencapai USD441,3 juta, dengan nilai EBITDA konsolidasi sebesar USD377 juta.

Dengan capaian tersebut, Hendra pun mengaku optimistis dengan respons cepat terhadap tantangan operasional dan refinancing, sehingga dapat secara signifikan menurunkan biaya keuangan Perseroan.

Baca Juga:
Ditopang Akuisisi PLTB, Laba Bersih Barito Renewables (BREN) Tembus Rp1,35 Triliun Saham BBCA, BREN, BBTN, TOBA Berpotensi Cuan, Intip Target Harganya

"Seiring dengan upaya kami dalam mengoptimalkan dan memperluas aset geotermal, kami percaya bahwa kinerja kami akan semakin kuat di kuartal-kuartal mendatang," ujar Hendra.

Tercatat, Perseroan telah refinancing fasilitas Bangkok Bank Public Company Limited, yang mengakibatkan penurunan suku bunga dari 4,4 persen menjadi 2,5 persen di atas SOFR.

Hendra menyebut ke depan BREN akan tetap fokus pada peningkatan kapasitas geotermal melalui retrofitting, peningkatan kapasitas, dan penambahan unit baru pada aset geotermal yang ada. Langkah ini diyakini akan meningkatkan kapasitas perseroan sebesar 104,6 MW dalam beberapa tahun ke depan.

"Dalam jangka pendek, Salak Binary diperkirakan akan mencapai COD pada akhir tahun ini, yang akan semakin meningkatkan kapasitas dan output perusahaan," ujar Hendra.

Diketahui, total aset perseroan per September 2024, tumbuh 7,9 persen dibandingkan akhir 2023 sebesar USD3,78 miliar.

(taufan sukma)

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest