Pengamat UGM Nilai Krisis Perbankan di Amerika Perlu Diwaspadai

avatar
· Views 137

KOMPAS.com - Krisis perbankan yang terjadi di Amerika Serikat (AS) perlu diwaspadai bagi pengelolaan perbankan di Indonesia.

Hal ini dikemukakan oleh Pengamat Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy Junarsin, MBA, Ph.D.

Bangkrutnya Bank Silicon Valley Bank (SVB), Signature Bank, dan Silvergate Bank dikarenakan terlalu dominan mendanai pinjaman-pinjaman ke perusahaan rintisan atau yang dikenal dengan strartup.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Reksadana RDPT dan Keuntungannya

Berkaca dari hal tersebut, ujar Eddy, perbankan di Indonesia harus lebih selektif dalam memberikan pinjaman, baik ke perusahaan kecil maupun besar agar tak terjadi gagal di kemudian hari.

“Nampaknya bank yang bangkrut ini ingin mendapatkan return besar sehingga berani meminjamkan dana ke startup dalam jumlah besar. Karenanya bank harus berhati-hati, risiko kredit bisa terjadi di mana pun, baik perusahaan startup hingga perusahaan besar,” tutur Eddy dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Selasa (9/5/2023).

Meski demikian, sejauh ini krisis perbankan yang terjadi di Amerika Serikat belum memberikan dampak langsung ke perbankan maupun kondisi ekonomi di Indonesia.

“Dampak langsung tidak ada, tapi kita harus hati-hati. Saya melihat belum ada dampak ke bank yang ada di Asia dan Indonesia tapi kita harus belajar dari peristiwa ini,” lanjut Eddy.

Baca juga: Pahami, Ini Cara Membaca IHSG

Terkait dengan dampak risiko kenaikan suku bunga, lanjut dia, akan mempengaruhi masuk dan keluarnya dana investasi di sebuah negara.

Terlebih, beberapa waktu belakangan bank sentral Amerika Serikat sering menaikkan suku bunga acuan bagi perbankan.

“Kenaikan suku bunga tentu tidak menarik bagi dunia bisnis. Akan tetapi naik dan turunnya suku bunga dari The Fed jadi acuan bank sentral negara lain di seluruh dunia,” papar Eddy.

Baca juga: Pahami, Ini Pengertian Surat Utang Negara dan Jenisnya

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest