Indikator Harga
| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.07110 | 0.16% |
GBPUSD | 1.27400 | 0.13% |
AUDUSD | 0.71770 | 0.22% |
NZDUSD | 0.66130 | 0.18% |
USDJPY | 128.140 | -0.56% |
USDCHF | 0.95900 | -0.13% |
USDCAD | 1.27290 | 0.02% |
GOLDUD | 1897.000 | 0.21% |
COFU | 98.64 | 0.27% |
USD/IDR | 14435 | -0.17% |
Fokus Crude Oil:
- Shanghai memasuki minggu keempat penguncian, Beijing perluas pengujian massal ke 12 distrik.
- Rusia peringatkan potensi peningkatkan konflik Ukraina menjadi perang nuklir.
***************************************************************
Selasa, 26 April 2022 - Pergerakan harga minyak pagi ini terpantau masih berada di bawah tekanan pasca peningkatan kekhawatiran Beijing akan ikut dikunci menyusul Shanghai, yang memicu potensi penurunan permintaan minyak dari China. Meski demikian, ancaman meningkatnya konflik Ukraina menjadi perang nuklir memberikan dukungan yang membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Meningkatnya kasus infeksi di Beijing baru-baru ini memicu kekhawatiran akan diberlakukannya penguncian di ibu kota China tersebut, menyusul Shanghai yang saat ini telah memasuki minggu keempat penguncian. Otoritas kesehatan Beijing pada hari Senin melaporkan 70 kasus infeksi lokal di 8 dari 16 distriknya. Perkembangan tersebut memaksa pemerintah China menerapkan pengujian massal yang diperluas ke 12 distrik mulai 26 - 30 April nanti. Pasca penguncian di Shanghai, permintaan bensin, solar, dan bahan bakar penerbangan di China pada bulan April diperkirakan turun 20% atau setara dengan konsumsi minyak mentah 1.2 juta bph, ungkap sumber dari industri energi di China. Jika Beijing ikut dikunci, maka permintaan dari negara importir minyak terbesar pertama dunia itu berpotensi akan semakin merosot.
Turut membebani pergerakan harga minyak, pasca pertemuan dengan para pemimpin suku pada hari Minggu, Menteri Perminyakan Libya Mohamed Oun pada hari Senin mengatakan bahwa ladang minyak yang ditutup akibat aksi unjuk rasa dapat dibuka kembali dalam beberapa hari kedepan. Pernyataan Oun tersebut memberikan harapan bagi Libya untuk kembali berproduksi secara penuh, pasalnya sejak penutupan ladang minyak terbesar Libya, Sharara, dan ladang minyak El Feel telah menyebabkan penurunan pada produksi harian Libya sekitar 500,000 barel dari 1.3 juta barel dalam 10 hari terakhir.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada hari Senin melontarkan peringatan pada negara Barat untuk tidak meremehkan peningkatan risiko konflik Ukraina saat ini menjadi perang nuklir. Komentar Lavrov tersebut menyusul aksi dari AS saat kunjungan ke Kyiv hari Minggu yang menjanjikan lebih banyak bantuan militer untuk Ukraina.
Masih dari Rusia, Kementerian Situasi Darurat Rusia pada hari Senin mengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki penyebab kebakaran besar pada dini hari di fasilitas penyimpanan minyak di kota Bryansk, sebelah timur laut dari perbatasan dengan Ukraina.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $105 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $90 per barel.
DATA EKONOMI HARIAN
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Durable Goods Orders MoM |
| 1.0% | -2.2% |
20:00 | USA - House Price Index MoM |
| 1.5% | 1.6% |
21:00 | USA - CB Consumer Confidence |
| 108.5 | 107.2 |
21:00 | USA - New Home Sales |
| 774K | 772K |
Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange
Crude Oil Daily Newsletter
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.


Leave Your Message Now