Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas mempertahankan kenaikan pada perdagangan Selasa (8/2/2022) memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS secara luas.
Mengutip data Bloomberg pada 10.13 WIB, emas spot menguat 0,10 persen atau 1,89 poin ke US$1.822,36 per troy ounce. Sementara emas Comex kontrak April 2022 naik 0,06 persen atau 1,10 poin ke US$1.822,90 per troy ounce.
Tim analis Monex Investindo Futures menjelaskan, investor berpeluang memburu aset aman emas karena pasar mengkhawatirkan tensi geopolitik yang terus memanas di Ukraina. Presiden AS Joe Biden kembali memberi ancaman ke pemerintah Presiden Rusia Vladimir Putin. Ini terkait ancaman serangan Rusia ke Ukraina.
"Penguatan tersebut berpotensi terbatasi oleh minat spekulatif yang masih mencerna pengumuman hawkish terbaru dari bank sentral Eropa," tuli tim riset, Selasa (8/2/2022).
ECB dan BOE mengejutkan investor setelah mengungkapkan keputusan terbaru mereka, yang mengikuti jalur bank sentral AS Federal Reserve dari pergerakan yang lebih ketat dan lebih cepat untuk menekan inflasi.
Adapun awal pekan ini ini dimulai dengan pasar saham global yang berusaha keras untuk membukukan kenaikan. Sebagian besar indeks Eropa berhasil ditutup di zona hijau, memberikan dukungan ringan ke Wall Street.
Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS sedang meningkat. Surat utang obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun memberikan imbal hasil 1,93 persen pada saat ini. "Hal ini biasanya menjadi katalis yang bullish untuk greenback, imbal hasil yang lebih tinggi hampir tidak cukup untuk mencegahnya jatuh lebih jauh," tulis Monex.
Reprinted from bisnis,the copyright all reserved by the original author.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now