Wall Street Terjun Bebas Usai Data Klaim Pengangguran AS Sentuh Level Terendah

avatar
· Views 91
Wall Street Terjun Bebas Usai Data Klaim Pengangguran AS Sentuh Level Terendah Wall Street Melemah (Foto: Reuters)

JAKARTA - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), setelah klaim pengangguran mingguan jatuh ke level terendah hampir 18 bulan.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran pemulihan ekonomi yang melambat, tetapi juga memicu kekhawatiran The Fed akan bergerak lebih cepat dari perkiraan untuk mengurangi kebijakan akomodatifnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 151,69 poin atau 0,43 persen, menjadi menetap di 34.879,38 poin. Indeks S&P 500 berkurang 20,79 poin atau 0,46 persen, menjadi berakhir di 4.493,28 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 38,38 poin atau 0,25 persen menjadi 15.248,25 poin.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor real estat anjlok 2,12 persen, memimpin kerugian. Sementara itu, sektor keuangan menguat 0,25 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terbaik.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim awal untuk tunjangan pengangguran turun 35.000 menjadi 310.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 4 September, level terendah sejak pertengahan Maret 2020. Itu menunjukkan bahwa pertumbuhan pekerjaan dapat terhambat oleh kekurangan tenaga kerja daripada pendinginan permintaan untuk pekerja.

Microsoft dan Amazon masing-masing jatuh sekitar 1,0 persen, keduanya berada di antara saham yang paling membebani indeks S&P 500 dan Nasdaq.

JPMorgan, Wells Fargo, Citi Group dan Morgan Stanley masing-masing menguat, mengikuti sedikit kenaikan imbal hasil obligasi menyusul data klaim pengangguran.

“Masalah dengan pasar akhir-akhir ini adalah lebih banyak berputar daripada bergerak. Hari ini, karena laporan klaim pekerjaan, semua orang membeli saham siklikal,” kata Jay Hatfield, kepala eksekutif Infrastructure Capital Management di New York. "Kami melihatnya sebagai pasar di kisaran ketat, antara 4.400 dan 4.600 (di S&P 500).”

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest