Harga Emas Tertahan di Bawah Puncak 4 Minggu, Tertekan Penguatan Dolar AS

avatar
· Views 494

Harga Emas Tertahan di Bawah Puncak 4 Minggu, Tertekan Penguatan Dolar AS

Harga emas (XAU/USD) masih bergerak terbatas dan gagal melanjutkan kenaikan setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam hampir empat minggu. Pada perdagangan terbaru, emas bertahan di atas area $4.800 per troy ounce, namun mulai kehilangan momentum seiring penguatan moderat Dolar AS (USD).

Penguatan USD terjadi di tengah meningkatnya kembali ketidakpastian geopolitik, khususnya terkait situasi di Selat Hormuz. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang belum menemukan titik terang membuat permintaan terhadap aset safe haven seperti Dolar AS kembali meningkat, sehingga menekan harga emas. Situasi semakin memanas setelah Iran mengecam blokade yang dilakukan AS sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara. Selain itu, Korps Garda Revolusi Iran juga menyatakan siap melakukan balasan, yang memperbesar risiko eskalasi konflik di kawasan.

Meski demikian, penurunan harga emas masih relatif terbatas. Hal ini disebabkan oleh harapan pasar bahwa jalur diplomasi antara kedua negara masih terbuka. Pernyataan pejabat tinggi AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyebut kemungkinan dilanjutkannya negosiasi turut menahan penguatan lebih lanjut pada USD.

Di sisi lain, ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve juga menjadi faktor penting. Data terbaru menunjukkan tekanan inflasi produsen di AS tidak setinggi perkiraan, sehingga mengurangi spekulasi kenaikan suku bunga agresif dalam waktu dekat. Data Indeks Harga Produsen (PPI) AS tercatat naik 4% secara tahunan pada Maret, namun masih di bawah ekspektasi pasar. Secara bulanan, PPI meningkat 0,5%, sementara inflasi inti juga menunjukkan angka yang lebih terkendali.

Kondisi ini mendorong penurunan imbal hasil obligasi AS dan membatasi penguatan USD. Dampaknya, emas tetap mendapatkan dukungan sebagai aset lindung nilai, terutama saat harga mengalami koreksi. Dengan kombinasi faktor tersebut, pergerakan emas diperkirakan akan tetap fluktuatif. Penguatan USD akibat risiko geopolitik menahan kenaikan, sementara harapan diplomasi dan kebijakan moneter yang lebih longgar menjaga harga emas tidak jatuh lebih dalam.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 3
avatar
Mnatap emas
avatar
tp kayanya udah ga safe haven yha
avatar
waduh

-THE END-

  • tradingContest