
Perusahaan fintech asal Singapura, Aspire, menjalin kerja sama strategis dengan divisi pembayaran JPMorgan Chase guna meningkatkan kemampuan konversi valuta asing (forex) bagi klien bisnisnya, khususnya segmen usaha kecil dan menengah (UKM).
Pada tahap awal kerja sama ini, kedua pihak akan fokus pada layanan konversi mata uang utama seperti pound sterling, dolar Singapura, dan dolar Amerika Serikat.
Bagi JPMorgan, kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat dukungan terhadap ekosistem fintech. Sementara itu, Aspire akan memanfaatkan jaringan global JPMorgan untuk meningkatkan kualitas layanan transaksi lintas negara bagi para pelanggannya.
Amy Tan, Head of Technology and Innovation Asia-Pacific Global Corporate Banking di JPMorgan, menyatakan bahwa skala global JPMorgan memungkinkan penyediaan solusi FX dengan cakupan mata uang yang luas guna memenuhi kebutuhan transaksi internasional klien Aspire.
Konversi Valas Lebih Cepat untuk UKM
Melalui kerja sama ini, pelanggan Aspire kini dapat melakukan konversi mata uang secara instan langsung di dalam akun mereka.
Sebelumnya, Aspire menggunakan metode penggabungan transaksi FX dari berbagai pelanggan sebelum diselesaikan melalui beberapa mitra berbeda. Proses tersebut biasanya membutuhkan waktu sekitar 30 detik atau lebih.
CEO sekaligus Co-founder Aspire, Andrea Baronchelli, menjelaskan bahwa meskipun selisih waktu tersebut terlihat kecil, peningkatan kecepatan penyelesaian transaksi memberikan dampak signifikan terhadap keandalan sistem dan kenyamanan pengguna.
Ia juga menambahkan bahwa semakin lama proses penyelesaian transaksi FX, semakin tinggi pula ketidakpastian terhadap nilai tukar yang digunakan. Hal ini berpotensi menimbulkan selisih pencatatan akuntansi akibat fluktuasi kurs.
Melalui integrasi dengan JPMorgan, Aspire berupaya menghadirkan fitur penyelesaian transaksi instan yang sebelumnya umumnya hanya tersedia bagi perusahaan besar, kini dapat diakses oleh segmen UKM.
Mendukung Ekspansi Global Klien Aspire
Saat ini, sekitar setengah dari basis pelanggan Aspire menggunakan layanan konversi valuta asing di platform mereka, terutama pada jalur transaksi populer seperti dolar Singapura terhadap ringgit Malaysia.
Didirikan pada tahun 2018, Aspire menyediakan berbagai layanan keuangan bagi pelaku usaha, termasuk:
- pembayaran internasional
- otomatisasi invoice
- manajemen transaksi lintas mata uang
Keputusan menggandeng JPMorgan juga didorong oleh kebutuhan Aspire untuk memperluas jangkauan geografis layanan mereka. Saat ini, Aspire telah melayani UKM di lebih dari 30 yurisdiksi, meningkat signifikan dibanding sebelumnya yang berfokus pada pasangan mata uang regional Asia Tenggara.
Menurut Baronchelli, kerja sama ini bertujuan membantu UKM memperoleh akses ke layanan manajemen treasury global, yang sebelumnya umumnya hanya tersedia bagi perusahaan berskala besar.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now