
Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Kamis (2/4), berada di level Rp16.987 per Dolar AS. Mata uang Garuda melemah tipis sekitar 4 poin atau 0,02 persen dibandingkan sesi sebelumnya.
Tekanan Datang dari Sentimen Global
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga berada di zona merah. Yen Jepang, Baht Thailand, Yuan China, Peso Filipina, hingga Won Korea Selatan sama-sama mengalami pelemahan. Dolar Singapura turut terkoreksi, sementara Dolar Hong Kong sedikit menguat di awal perdagangan.
Mata Uang Global Ikut Melemah
Tak hanya di Asia, mata uang utama dunia juga mengalami tekanan. Euro Eropa, Poundsterling Inggris, dan Franc Swiss kompak melemah. Hal yang sama terjadi pada Dolar Australia dan Dolar Kanada yang ikut terkoreksi.
Sentimen Trump Jadi Pemicu
Analis menilai pelemahan rupiah dipicu perubahan sentimen pasar setelah pernyataan Presiden AS, Donald Trump. Sebelumnya, Trump menyebut konflik dengan Iran akan segera berakhir. Namun, pernyataan terbaru justru menegaskan bahwa AS akan melancarkan serangan besar dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini memicu kekhawatiran baru di pasar global.
Akibatnya, investor kembali cenderung masuk ke aset aman seperti Dolar AS (safe haven), yang memberi tekanan pada mata uang emerging market, termasuk rupiah.
Proyeksi Pergerakan Rupiah
Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.900 hingga Rp17.000 per Dolar AS.
Dengan kondisi geopolitik yang masih belum stabil, volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi. Trader perlu lebih waspada, terutama terhadap perkembangan konflik global dan pergerakan harga minyak yang masih jadi faktor utama penggerak market.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now