Rupiah Melemah ke Rp16.925, Sentimen Risk-Off Kembali Mendominasi

avatar
· Views 133

Rupiah Melemah ke Rp16.925, Sentimen Risk-Off Kembali Mendominasi

Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Jumat (27/3) pagi, berada di level Rp16.925 per dolar AS. Mata uang Indonesia turun sekitar 21 poin atau 0,12 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya sentimen hati-hati di pasar global.

Mata Uang Asia Justru Menguat

Menariknya, mayoritas mata uang Asia justru bergerak di zona hijau.

Beberapa di antaranya:

  • Yen Jepang menguat sekitar 0,21 persen
  • Baht Thailand naik 0,19 persen
  • Yuan China menguat tipis 0,01 persen
  • Won Korea Selatan naik 0,17 persen

Sementara itu, Peso Filipina justru melemah sekitar 0,19 persen. Di sisi lain, Dolar Singapura menguat tipis, sedangkan dolar Hong Kong sedikit melemah.

Mata Uang Global Kompak Menguat

Mata uang utama dunia juga menunjukkan penguatan terhadap dolar AS:

  • Euro naik sekitar 0,13 persen
  • Poundsterling Inggris menguat 0,12 persen
  • Franc Swiss naik 0,08 persen
  • Dolar Australia menguat cukup kuat di 0,31 persen
  • Dolar Kanada naik 0,10 persen

Rupiah Tertekan Sentimen Global

Menurut analis mata uang Lukman Leong, pelemahan rupiah lebih disebabkan oleh faktor global dibanding domestik. Pasar saat ini masih dibayangi sentimen risk-off, di mana investor cenderung menghindari aset berisiko. Salah satu pemicunya adalah ketidakpastian terkait konflik di Timur Tengah, khususnya soal peluang perdamaian antara AS dan Iran yang masih diragukan.

Harga Minyak Kembali Jadi Faktor Kunci

Selain itu, kenaikan harga minyak dunia juga kembali menjadi tekanan tambahan. Ketika harga energi naik, kebutuhan dolar untuk impor ikut meningkat. Ini biasanya berdampak negatif bagi rupiah.

Proyeksi Pergerakan Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran: Rp16.850 - Rp16.950 per dolar AS

Artinya, pergerakan rupiah masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan sentimen global, terutama geopolitik dan harga minyak.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 4
avatar
Waduhh malah melemah lagi
avatar
Kmrn udah 16.800 an kan padahal..
avatar
Ayo dong turun
avatar
😭

-THE END-

  • tradingContest