Rupiah Menguat ke Rp16.895, Tapi Tekanan Global Masih Membayangi

avatar
· Views 392

Rupiah Menguat ke Rp16.895, Tapi Tekanan Global Masih Membayangi

Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Kamis (26/3) pagi, berada di level Rp16.895 per dolar AS. Mata uang Indonesia naik sekitar 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Meski berhasil menguat, kondisi pasar secara keseluruhan masih menunjukkan tekanan, terutama dari faktor global.

Mayoritas Mata Uang Asia Masih Melemah

Di kawasan Asia, sebagian besar mata uang justru bergerak di zona merah.

Beberapa di antaranya:

  • Yuan China melemah sekitar 0,05 persen
  • Won Korea Selatan turun 0,17 persen
  • Dolar Singapura melemah 0,03 persen
  • Dolar Hong Kong turun 0,1 persen
  • Ringgit Malaysia melemah cukup dalam di 0,54 persen

Sementara itu, yen Jepang terlihat cenderung stagnan.

Mata Uang Global Ikut Tertekan

Tekanan juga terlihat di mata uang negara maju.

  • Poundsterling Inggris melemah sekitar 0,04 persen
  • Franc Swiss turun 0,04 persen
  • Dolar Australia melemah 0,07 persen

Hanya Euro yang berhasil mencatat penguatan tipis sekitar 0,03 persen.

Sentimen Timur Tengah Masih Jadi Beban

Analis mata uang Lukman Leong menilai rupiah masih berpotensi tertekan, meskipun pagi ini sempat menguat. Salah satu faktor utama adalah meningkatnya keraguan pasar terhadap kemungkinan perdamaian di Timur Tengah. Ketika konflik masih berlanjut, investor biasanya kembali mencari aset aman seperti dolar AS, yang akhirnya memberi tekanan pada rupiah.

Harga Minyak Kembali Naik

Selain itu, kenaikan harga minyak juga menjadi faktor tambahan. Bagi Indonesia yang masih bergantung pada impor energi, harga minyak yang tinggi berarti kebutuhan dolar meningkat. Ini secara tidak langsung ikut menekan nilai tukar rupiah.

Proyeksi Pergerakan Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran: Rp16.850 – Rp16.950 per dolar AS. Artinya, meskipun ada peluang penguatan, pergerakan rupiah masih akan cenderung fluktuatif dan sensitif terhadap sentimen global.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 6
avatar
Bagus lah menguat walaupun dikit
avatar
Lumayan lahh
avatar
waduhh gmn nih
avatar
makin deket 17k aja hemm
avatar
parah sih inflasi tinggi ntar..
avatar
Hemm

-THE END-

  • tradingContest