
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2031, Friderica Widyasari Dewi, langsung menegaskan prioritas utamanya: mengembalikan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.
Sosok yang akrab disapa Kiki ini menilai kepercayaan publik menjadi fondasi penting, apalagi setelah pasar sempat disorot terkait isu transparansi.
Kepercayaan Investor Jadi Kunci
Menurut Kiki, membangun kembali kepercayaan bukan sekadar soal citra, tapi juga berdampak langsung ke stabilitas sektor keuangan secara keseluruhan. Semakin tinggi kepercayaan investor, semakin kuat juga fondasi pasar modal dalam jangka panjang.
OJK Siapkan Langkah Konkret
Untuk mencapai target tersebut, OJK sudah menyiapkan beberapa strategi yang cukup konkret. Salah satunya adalah mendorong peningkatan free float saham minimal 15 persen. Tujuannya jelas: meningkatkan likuiditas agar pasar lebih aktif dan sehat.
Selain itu, OJK juga mulai membuka akses data yang lebih transparan, termasuk:
- kepemilikan saham di atas 1 persen
- pengembangan data ultimate beneficial owner (UBO)
- peningkatan detail data investor di Kustodian Sentral Efek Indonesia
Dengan data yang lebih terbuka, investor diharapkan bisa membuat keputusan yang lebih rasional dan terinformasi.
Respons terhadap Sorotan Global
Langkah ini juga tidak lepas dari evaluasi MSCI, yang sebelumnya menyoroti isu transparansi di pasar modal Indonesia. Sorotan tersebut sempat berdampak besar, bahkan memicu volatilitas tinggi hingga terjadi trading halt di pasar saham. Karena itu, peningkatan transparansi kini menjadi salah satu fokus utama regulator.
Tidak Hanya Pasar Modal
Selain pasar saham, OJK juga menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan secara menyeluruh.
Beberapa fokus lainnya meliputi:
- pengawasan sektor keuangan yang lebih terintegrasi
- penegakan hukum di industri jasa keuangan
- perlindungan konsumen
Langkah ini diharapkan bisa memperkuat kepercayaan tidak hanya dari investor, tapi juga dari masyarakat luas.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now