Apakah Trading dengan Pola Pin Bar Menguntungkan?

avatar
· Views 240

Pin bar adalah salah satu dari banyak candlestick reversal pattern. Meski bukan hal umum menggunakan pin bar sebagai metode yang berdiri sendiri, banyak trader tetap menggunakannya sebagai metode konfirmasi, terutama oleh pengguna metode2 price zone seperti support resistance dan supply demand.


Ada banyak informasi yang bisa ditemukan di internet atau buku-buku analisis teknis tentang pin bar. Mulai dari ciri-cirinya sampai dengan cara menggunakannya. Satu-satunya informasi yang kurang dan hampir sulit untuk ditemukan justru adalah performanya.


Sulit untuk menemukan konten tentang kinerja pin bar di buku maupun internet. Kebanyakan buku atau konten-konten di internet secara implisit memberitahu kita bahwa pin bar bekerja dengan baik. Masalahnya, tidak ada bukti yang mendukung soal itu. Dan anehnya, jika itu bekerja, kenapa sebagian besar trader tidak menggunakannya?





Mengukur Kinerja Pin Bar


Karena pada dasarnya kita tidak tahu apakah pin bar bekerja dengan baik atau tidak, maka kita akan membuktikannya sendiri. Kita akan menggunakan data H1, H4 dan Daily pair USDJPY untuk menganalisis kinerja pin bar.




Apakah Trading dengan Pola Pin Bar Menguntungkan?

statistik dataset usdjpy


Dataset diambil langsung dari platform MT5, dengan periode 2009 sampai 2026. Dengan rincian Daily terdiri dari 4,457 bar, H4 terdiri dari 26,778 bar dan H1 terdiri dari 106,731 bar.


Sebelum mulai, kita perlu menentukan kriteria pin bar menggunakan OHLC. Karena dataset dari mql5 berupa kolom OHLC , jadi perlu dioalah sendiri. Dari OHLC kita perlu menghitung nilai upper wick, lower wick, body dan range candle.


Upper wick = panjang ekor atas

Lower wick = panjang ekor bawah

Body = jarak antara open dan close

Range candle = jarak antara high dan low


Setelah itu, diubah lagi menjadi rasio terhadap range, sehingga menghasilkan body ratio, upper ratio dan lower ratio.


body_ratio = body / range

upper_ratio = upper_wick / range

lower_ratio = lower_wick / range


Kemudian rasio-rasio tersebut dipakai untuk mendefinisikan bullish dan bearish pin bar. Kita akan menggunakan kriteria sebagai berikut:





Bullish pin bar


lower_ratio > 0.6

body_ratio < 0.3

upper_ratio < 0.2





Bearish pin bar


upper_ratio > 0.6

body_ratio < 0.3

lower_ratio < 0.2


penjelasan singkatnya:


kriteria bullish pin bar = lower wick > 60% dari total range, body < 30% dari total range, upper wick < 20% dari total range candlestick.


kriteria bearish pin bar = upper wick > 60% dari total range, body < 30% dari total range, lower wick < 20% dari total range candlestick.


Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut, pola visualnya akan terlihat seperti berikut:





Apakah Trading dengan Pola Pin Bar Menguntungkan?

contoh visual pinbar berdasarkan kriteria




Apakah Trading dengan Pola Pin Bar Menguntungkan?

statistik pinbar dalam dataset usdjpy


Dataset H1 memiliki jumlah pin bar terbanyak (di atas 10.000), sedangkan Daily memiliki jumlah terkecil (360). Secara konsisten di semua timeframe, Bullish Pin Bar lebih sering muncul daripada Bearish Pin Bar pada pasangan USDJPY ini.


untuk detilnya sebagai berikut:


USDJPY Daily:

  • total bar -  4.457   
  • total pin bar - 360  
  • bullish pin bar - 215 
  • bearish pin bar - 145


USDJPY H4:

  • total bar - 26778
  • total pin bar - 2889
  • bullish pin bar - 1623
  • bearish pin bar - 1266


USDJPY H1:

  • total bar - 106731
  • total pin bar - 11888
  • bullish pin bar - 6700
  • bearish pin bar - 5188



Setelah kriterianya ditentukan, kemudian kita perlu menentukan aturan entry, sl dan tp nya untuk bisa menghitung win ratenya nanti.


Bullish pin bar:

  • Entry: break high
  • Stop loss: low candle
  • Take profit: RR 1:1


Bearish pin bar:

  • Entry: break low
  • Stop loss: high candle
  • Take profit: RR 1:1


Berikut beberapa kasus pin bar yang gagal dan berhasil:




Apakah Trading dengan Pola Pin Bar Menguntungkan?

contoh kasus di periode terbaru



Apakah Trading dengan Pola Pin Bar Menguntungkan?

contoh kasus di periode awal dataset


Kemudian kita akan lihat bagaimana peformanya di H1, H4 dan Daily pada pair USDJPY



USDJPY Daily:

  • Bullish Pin Bar | win: 102 | loss: 103 | winrate: 47,44%
  • Bearish Pin Bar | win: 68 | loss: 77 | winrate : 46,90%
  • Total | win: 170 | loss: 190 | winrate: 47,22%


USDJPY H4:

  • Bullish pin Bar | win: 698 | loss: 924 | winrate: 43,03%
  • Bearish Pin Bar | win: 572 | loss: 694 | winrate: 45,18%
  • Total | win: 1270 | loss: 1618 | winrate: 43,98%


USDJPY H1:

  • Bullish Pin Bar | win:  2.813 │ loss: 3.887 │ winrate: 41.99%  
  • Bearish Pin Bar | win: 2.238 │loss: 2.950 │ winrate: 43.14%
  • Total | win: 5.051 │ loss: 6.837 │ winrate: 42.49% 




Apakah Trading dengan Pola Pin Bar Menguntungkan?

peforma pinbar di berbagai timeframe usdjpy



Timeframe Daily memberikan akurasi tertinggi mendekati 47.5%. Akurasi cenderung menurun pada timeframe yang lebih rendah (H4 dan  H1), yang menunjukkan bahwa sinyal pada timeframe besar lebih dapat diandalkan.


Meskipun begitu, 47,5% adalah angka yang tidak memenuhi syarat, karena kita menggunakan RR 1:1. Sederhananya kita tetap akan rugi jika menggunakan pin bar bahkan di timeframe besar yang win ratenya lebih tinggi dari timeframe kecil.


Jadi, kesimpulannya adalah kalau kita trading dengan cara " buy setelah muncul bullish pin bar" dan "sell setelah muncul bearish pinbar", maka hasil akhirnya kita akan rugi, bahkan dengan RR 1:1 . Karena tingkat kemengangan pin bar hanya mentok di 47,5% bahkan kurang dari itu di timeframe-timeframe yang lebih kecil.


Apakah itu berarti kita tidak bisa menggunakan pin bar untuk trading? Jawabannya belum tentu.

Karena yang dianalisis di atas hanya peforma pin bar pada timeframe H1, H4 dan D1 di pair USDJPY. kita masih belum tahu bagaimana peformanya di timeframe dan pair yang lain. Bahkan pengujian kita di atas hanya sekedar pengujian kasar dengan aturan baku berupa SL di low / high candlestick dan TP 1:1. Kita belum tahu bagaimana peformanya jika SL didasarkan pada multiple ATR misalnya atau level support resistance. Karena beda letak SL TP akan beda juga peformanya.


Tapi, untuk saat ini, kita punya informasi awal bahwa menggunakan pin bar secara membabibuta tidak akan menghasilkan apapun selain kerugian.


 #FollowmeCreatorID#

Edited 25 Mar 2026, 19:50

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 3
avatar
Makasih penjelasannya
avatar
Good 👍👍
avatar
Gas coba praktek ah

-THE END-

  • tradingContest