Rupiah masih tertekan pagi ini.

avatar
· Views 318

Rupiah masih tertekan pagi ini.

Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah pada Rabu pagi (21/1) di level Rp16.961 per dolar AS, turun tipis sekitar 0,03% dari penutupan sebelumnya. Pelemahannya memang tidak besar, tapi menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah belum benar-benar hilang.

Yang menarik, pelemahan rupiah pagi ini terjadi di tengah kondisi regional yang relatif positif. Mayoritas mata uang Asia justru menguat, seperti yen Jepang, baht Thailand, won Korea Selatan, hingga peso Filipina. Mata uang negara maju pun bergerak di zona hijau, dengan euro, poundsterling, dan franc Swiss sama-sama mencatatkan penguatan.

Artinya, tekanan rupiah kali ini bukan semata karena penguatan dolar AS, melainkan lebih banyak dipengaruhi faktor domestik. Pasar masih mencermati beberapa isu yang membebani sentimen, mulai dari kekhawatiran defisit anggaran, prospek pemangkasan suku bunga BI, hingga kembali munculnya pertanyaan soal independensi Bank Indonesia menjelang keputusan penting. Fokus utama pasar hari ini jelas tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang akan digelar sore nanti. Investor cenderung menahan posisi dan bersikap hati-hati, menunggu sinyal arah kebijakan BI ke depan, baik terkait suku bunga, stabilitas nilai tukar, maupun komunikasi kebijakan.

Menurut pelaku pasar, selama belum ada kejelasan dari BI, pergerakan rupiah kemungkinan masih bergerak terbatas dan cenderung konsolidatif, dengan kisaran yang diperkirakan berada di Rp16.900 hingga Rp17.000 per dolar AS. Level psikologis Rp17.000 masih menjadi perhatian utama, karena bisa memicu respons pasar yang lebih sensitif jika ditembus.

Bagi trader dan pelaku pasar, hari ini bukan soal agresif masuk posisi, melainkan membaca arah dan nada kebijakan BI. Keputusan dan pernyataan BI nanti akan sangat menentukan apakah rupiah mendapat ruang untuk stabil atau justru kembali tertekan dalam beberapa hari ke depan.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 1
avatar
Gila nih naik gak kira kira

-THE END-

  • tradingContest