Rupiah Melemah ke Rp16.906 per Dolar di Awal Pekan, Tertekan Sentimen Tarif AS

avatar
· Views 552

Rupiah Melemah ke Rp16.906 per Dolar di Awal Pekan, Tertekan Sentimen Tarif AS

Pada hari Senin (19/1), nilai tukar rupiah dibuka melemah di level Rp16.906 per dolar AS, menurun sekitar 19 poin atau 0,11 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Pelemahan ini dipengaruhi oleh sentimen eksternal, termasuk kebijakan tarif dari Amerika Serikat (AS) serta ketegangan geopolitik terkait Greenland.


Lukman Leong, analis dari Doo Financial Futures, menjelaskan bahwa meskipun dolar AS mengalami pelemahan, rupiah tetap berisiko bergejolak terhadap mata uang AS. Namun, ada potensi penguatan yang terbatas.

“Investor saat ini tengah mengantisipasi dampak dari kemungkinan tarif baru yang diterapkan AS terhadap negara-negara yang menentang rencana AS untuk menguasai Greenland,” ungkap Lukman.


Menurutnya, dalam beberapa hari mendatang, rupiah diprediksi akan bergerak dalam rentang Rp16.850 hingga Rp16.950 per dolar AS.

Selain itu, pergerakan mata uang di kawasan Asia cenderung bervariasi. Peso Filipina melemah 0,06 persen, won Korea Selatan turun 0,04 persen, yen Jepang menurun tipis 0,01 persen, dan baht Thailand turun 0,12 persen. Di sisi lain, dolar Singapura menguat 0,2 persen.


Untuk mata uang negara maju, mayoritas menunjukkan penguatan. Poundsterling Inggris naik 0,07 persen, euro Eropa menguat 0,20 persen, franc Swiss naik 0,01 persen, dolar Kanada menguat 0,12 persen, dan dolar Australia juga naik tipis 0,02 persen.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 3
avatar
bentar lg 17 ribu
avatar
😰
avatar
deg deg an yg kuliah di luar negri nih

-THE END-

  • tradingContest