Emas, Oil, Hang Seng, USDJPY

avatar
· Views 417

Emas, Oil, Hang Seng, USDJPY

Emas, Minyak, Hang Seng, dan USDJPY Menguat di Tengah Tekanan Global

 


Pergerakan pasar global pada 14 Januari 2026 didominasi oleh meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketegangan geopolitik global dan ekspektasi lanjutan pemangkasan suku bunga Amerika Serikat. Harga silver melonjak ke sekitar 82,72 dolar per ounce dan mencetak rekor tertinggi baru, sementara emas menembus area 4.560 dolar per ounce. Pelemahan Dollar Index di sekitar 98,9 semakin memperkuat arus modal menuju komoditas, mendorong penguatan emas, perak, dan minyak mentah. Di sisi lain, pasar saham Asia mulai menunjukkan pemulihan, terutama pada indeks Hang Seng, sementara USDJPY mempertahankan tren naik berkat lemahnya yen Jepang 

 

Harga emas atau XAUUSD sempat terkoreksi sekitar lima persen dari puncaknya namun kini mulai menunjukkan tanda rebound yang kuat. Emas bergerak di kisaran 4.570 hingga 4.580 dolar per ounce, dengan tren jangka panjang tetap bullish seiring kuatnya permintaan lindung nilai dan pelemahan dolar AS. Sentimen dovish The Fed turut menekan imbal hasil obligasi AS sehingga semakin mendukung penguatan emas menuju area 4.700 dolar per ounce. Rekomendasi perdagangan untuk XAUUSD adalah Buy di 4.575, dengan Stop Loss di 4.525 dan Take Profit di 4.700 

 

Indeks Hang Seng bergerak stabil di area 27.000 hingga 27.100 setelah berhasil rebound dari dasar teknikalnya. Dukungan dari penguatan indeks saham Amerika serta membaiknya aliran modal ke pasar Asia memberikan peluang lanjutan bagi Hang Seng menuju level 27.800. Dari sisi makro, pemulihan aktivitas ekonomi China dan meningkatnya minat investor global terhadap saham Asia menjadi katalis positif bagi pergerakan indeks ini. Rekomendasi perdagangan untuk Hang Seng adalah Buy di 27.000, dengan Stop Loss di 26.700 dan Take Profit di 27.750 

 

Harga minyak mentah AS atau USOIL bertahan di kisaran 60,3 hingga 60,5 dolar per barel, meskipun tekanan pasokan global masih tinggi. Risiko gangguan pasokan akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta ketidakpastian kebijakan produksi OPEC+ memberikan dukungan tambahan bagi harga minyak. Dengan kondisi tersebut, peluang kenaikan menuju area 64 dolar per barel tetap terbuka dalam beberapa sesi mendatang. Rekomendasi perdagangan untuk USOIL adalah Buy di 60.90, dengan Stop Loss di 59.80 dan Take Profit di 60.60

 

Pada pasangan mata uang USDJPY, tren bullish masih terjaga kuat. Dolar AS tetap relatif solid sementara yen Jepang melemah akibat aliran carry trade, di mana investor memanfaatkan perbedaan suku bunga antara AS dan Jepang. Kondisi ini menjaga USDJPY berada dalam tren naik dengan potensi menuju area 159 hingga 159.700. Rekomendasi perdagangan untuk USDJPY adalah Buy di 159.10, dengan Stop Loss di 158.50 dan Take Profit di 160.10 

 

Secara keseluruhan, pasar keuangan global pada 14 Januari 2026 berada dalam fase yang mendukung aset lindung nilai dan instrumen berisiko terukur. Emas, minyak, indeks Hang Seng, dan USDJPY menunjukkan peluang menarik seiring kombinasi sentimen geopolitik, kebijakan moneter longgar, dan dinamika pasar global. Trader disarankan untuk tetap disiplin mengikuti level entry, stop loss, dan take profit yang telah ditetapkan agar peluang keuntungan dapat dimaksimalkan dengan risiko yang tetap terkontrol.


Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest