BI Jelaskan Penyebab Rupiah Melemah ke Rp16.700 per Dolar AS

avatar
· Views 385

BI Jelaskan Penyebab Rupiah Melemah ke Rp16.700 per Dolar AS

Bank Indonesia (BI) mengungkap penyebab rupiah melemah ke kisaran Rp16.700 per dolar AS beberapa hari terakhir. Deputi Gubernur BI Destry Damayanti menyebut faktor utama adalah ketidakpastian global yang mendorong investor beralih ke aset aman, seperti dolar AS.

“Kenaikan indeks dolar AS (DXY) dan yield obligasi pemerintah Amerika yang masih tinggi mendorong sentimen risk off di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia,” ujar Destry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI secara virtual, Rabu (19/11).


Dampaknya, arus modal asing ke pasar negara berkembang menjadi terbatas, sehingga nilai tukar rupiah dan mata uang regional mengalami tekanan. Meski begitu, volatilitas masih terjadi, contohnya hari ini rupiah justru menguat 0,21 persen mengikuti tren pasar regional.

Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan, pihaknya terus menstabilkan rupiah melalui intervensi di pasar spot, NDF, DNDF, serta pembelian SBN di pasar sekunder. Selain itu, konversi valas oleh eksportir dan pasokan tambahan dari korporasi turut membantu menjaga nilai tukar tetap terkendali.

“Rupiah diperkirakan akan stabil, didukung imbal hasil yang menarik, inflasi rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap positif,” ujar Perry.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 1
avatar
semoga ttp stabil

-THE END-

  • tradingContest