Rupiah dibuka di level Rp16.388 per dolar AS pada Rabu pagi (6/8), melemah tipis sebesar 1,5 poin atau 0,01 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Pelemahan ini terjadi di tengah tren negatif mayoritas mata uang Asia. Yen Jepang, baht Thailand, yuan China, peso Filipina, hingga won Korea Selatan semuanya turut melemah terhadap dolar AS. Dolar Singapura dan dolar Hong Kong juga mencatat penurunan kecil.
Dari mata uang utama negara maju, euro, poundsterling, dan franc Swiss juga berada di zona merah. Hanya dolar Australia yang sedikit menguat sebesar 0,09 persen.
Menurut analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, tekanan terhadap dolar AS memberi peluang penguatan bagi rupiah. Hal ini dipicu oleh data aktivitas sektor jasa AS yang lebih lemah dari ekspektasi. Di sisi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II yang lebih baik dari perkiraan menjadi penopang tambahan bagi rupiah.
Lukman memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.350 hingga Rp16.450 per dolar AS.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now