Dongkrak Ekonomi, Bappebti Ingin Milenial dan Generasi Z Jadi Pemain Kripto

avatar
· Views 2,912
Dongkrak Ekonomi, Bappebti Ingin Milenial dan Generasi Z Jadi Pemain Kripto

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengharapkan para milenial dan generasi Z menjadi calon pemain kripto di masa depan. Dengan begitu anak muda bisa meningkatkan perekonomian melalui aset kripto. 

 

Sekretaris Bappebti Olvy Adrianita mengatakan, perdagangan Indonesia tidak hanya berupa barang-barang yang memiliki wujud nyata. Aset kripto pun merupakan bagian dari perdagangan yang bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.

 

"Ke depan harus lebih baik, bangkitkan ekonomi dan digitalisasi melalui kripto, jadikan bangga produk dalam negeri mampu bersaing di pasar global. Kita harus kompak sehingga semua bisa satu platform untuk membangun ekonomi," ujar Olvy dikutip dari Antara, Rabu (5/7/2023). 

 

Para milenial dan generasi Z diharapkan menjadi calon-calon pemain kripto di masa depan. Oleh karenanya, diperlukan literasi yang baik agar tidak terjebak pada hal-hal yang merugikan. Aset kripto menawarkan keuntungan yang menggiurkan. Namun demikian, risiko kerugian yang didapat pun berjalan seiringan. Lebih lanjut, sangat penting untuk memahami dan mengetahui tempat bertransaksi aset kripto resmi dan ilegal.

 

"Ini adalah perdagangan yang high risk jadi harus sangat hati-hati, harus pahami betul bisnis prosesnya. Pilih juga yang sudah berizin, karena tidak semua berizin. Jadi tolong dilihat di website Bappebti," kata Olvy.

 

Saat ini sudah ada 30 perusahaan perdagangan aset kripto yang sudah mengantongi izin resmi dari Bappebti. Berdasarkan survei Center of Economic of Law Studies (Celios), aset kripto sendiri saat ini berada di urutan ketiga dari instrumen investasi yang dimiliki masyarakat Indonesia. Dalam survei tersebut, 21 persen responden memiliki investasi pada aset kripto. Posisi pertama ditempati oleh reksa dana dengan 29,8 persen dan pada posisi kedua diduduki saham dengan persentase sebesar 21,7 persen.

 

Jumlah rata-rata penempatan dana yang dilakukan masyarakat berkisar antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Namun demikian, total transaksi aset kripto pada tahun 2022 mencapai Rp 306,4 triliun.

 

Dicetak ulang dari Liputan6, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Like this article? Show your appreciation by sending a tip to the author.
Reply 0

Leave Your Message Now

  • tradingContest