Dow Jones -228.50 poin, S&P500 -45.79 poin dan Nasdaq -220.09 poin. Yield obligasi 10 tahun AS naik ke 2.805%. Dow Jones ditutup turun lebih dari 200 poin dan Nasdaq ditutup turun hari ketiga berturut-turut. Laporan keuangan korporasi AS dan data ekonomi AS yang lebih rendah mengurangi minat atas aset risiko. Fokus pasar hari ini ada pada pertemuan FOMC Fed yang akan berakhir pada dinihari nanti. Investor akan menunggu apakah Fed akan menaikkan suku bunga acuan 100bp atau 75bp. General Motors, Alphabet Inc dan Microsoft menyampaikan tingkat pendapatan dan penghasilan yang lebih rendah dari perkiraan pasar. Sementara Coca Cola, McDonald's, 3M dan GE menyampaikan laporan yang mengalahkan perkiraan pasar. Data kepercayaan konsumen AS dirilis 95.7 vs 97.3 perkiraan. Data penjualan rumah baru AS dirilis 590K vs 663K perkiraan. Data indeks manufaktur Fed Richmond dirilis +0 vs -13 perkiraan. IMF memperingatkan bahwa ekonomi dunia saat ini memiliki kemungkinan untuk mengalami salah satu perlambatan terburuk sejak tahun 1970. IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia 1.4% menjadi +2.3% untuk tahun 2022 dan +1% untuk tahun 2023.
Penasihat ekonomi Ukraina, Oleg Ustenko, meminta bank besar Eropa dan AS, seperti JPMorgan, HSBC dan Citigroup untuk dituntut atas kejahatan perang karena telah membantu aktivitas keuangan Rusia. Crude oil ditutup turun di $95.50 per barel. Harga kembali mendekati area support moving average 200 hari. Kekhawatiran resesi global akan menekan permintaan minyak menjadi alasan utama penurunan harga oil. Rilis data kepercayaan konsumen AS semakin meningkatkan kekhawatiran. Langkah Gazprom untuk mengurangi pasokan gas ke Eropa menjadi hanya 20% kapasitas akan mendorong peralihan dari gas ke minyak dan bahan bakar lainnya. Hal ini akan terus memberikan support pada harga minyak. Oil saat ini berada di kisaran $95.60 per barel.
Emas ditutup turun hari kedua dalam range sempit dipicu penguatan USD menjelang hasil FOMC Fed. Pergerakan gold saat ini berada di antara range 1676-1740. Pagi ini emas berada di 1718. EURUSD turun hingga 1.0107 dipicu kenaikan harga gas UE akibat langkah Gazprom untuk mengurangi pasokan via Nord Stream 1. Penghentian pasokan secara penuh oleh Gazprom akan mendorong ekonomi Jerman masuk resesi. Pagi ini EURUSD berada di 1.0135. USDJPY naik hari kedua. Pagi ini kembali dibuka naik di atas 137. GBPUSD masih bertahan di kisaran 1.2040. AUDUSD bertahan di kisaran 0.6950 menjelang rilis data inflasi Australia pagi ini.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now