
Polri telah mengantongi taksiran sementara kerugian para korban investasi bodong robot trading DNA Pro Akademi. Kerugian para korban investasi ilegal itu mencapai Rp97 miliar.
"Adapun dalam kasus ini total kerugian sebanyak Rp97 miliar lebih, termasuk 5 laporan pengaduan yang masuk per tanggal 4 April 2022," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 4 April 2022.
Ramadhan menyebut kasus masih dalam proses penyelidikan. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah memeriksa 12 saksi.
"Yaitu 11 saksi pelapor, di antaranya adalah RS, RBK, RK, JG, SR, DN, HW, ES, SA, YH, WN dan satu orang saksi ahli perdagangan yang ditunjuk Kementerian Perdagangan (Kemendag)," ujar Ramadhan.
"Kerugiannya ada ratusan juta, yang paling tinggi Rp1,5 miliar. Kemudian, hari ini kita (hitung) kerugian hampir Rp17 miliar lebih dari 122 orang (korban)," kata kuasa hukum korban, Muhammad Zainul Arifin di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 28 Maret 2022.
Menurutnya, tindak pidana itu dilakukan pihak manajemen PT DNA Pro Akademi dan PT Digital Net Aset. Kedua badan hukum itu diduga bersekongkol melakukan investasi bodong. Pelakunya pun diduga kuat orang dan satu kesatuan yang sama.
"Ini yang kita laporkan, baik itu CEO-nya, owner-nya maupun terkait dengan FO founder dan leader founder-nya. Karena, ada beberapa owner-nya dan leader-nya adalah publik figur," ungkap Zainul.
Zainul juga mendesak polisi memeriksa sejumlah figur publik yang sempat mempromosikan robot trading PT DNA Pro Akademi. Guna mengetahui apakah member atau dimemberkan oleh pihak robot trading tersebut.
Sejumlah figur publik yang diduga mempromosikan dan menerima uang dan barang dari DNA Pro Akademi ialah Ahmad Dhani, Ivan Gunawan, DJ Putri Ana, Billy Syahputra, Rizky Billar, Lesti Kejora dan conten creator Donny Zebriel.
"Kita menduga ya, kita tidak menuduh mereka kita menduga, harapannya mereka diminta, diklarifikasi bantu kita untuk menjelaskan itu supaya ini bisa clear," ucap Zainul.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now