
Perdagangan forex semakin diminati, munculnya broker ilegal pun makin marak. Banyak broker forex lokal/luar yang tidak jujur.
Kita sebagai masyarakat awam harus waspada terhadap aksi penipuan yang berkedok broker forex. Untuk itu kita harus mengetahui CIRI-CIRI BROKER PENIPU sebagai berikut agar kita tidak tertipu.
1. Sulit dihubungi
Respon yang diberikan atas complain Anda lama atau tidak ditanggapi sama sekali, bisa jadi bahwa broker forex tersebut memang bermasalah alias tidaklah jujur. Broker yang sulit dihubungi apalagi saat adanya complain tentu akan mempersulit trader untuk mendapatkan pelayanan yang layak. Perusahaan broker yang menggunakan server yang lemah bagi situsnya tentu dapat disimpulkan bahwa broker tersebut tidak memprioritaskan kepentingan dan keuntungan klien.
2. Alamat Tidak Jelas/Fiktif
Salah satu ciri dari broker penipu adalah tidak memiliki alamat jelas untuk kantornya. Bahkan ternyata tidak mempunyai kantor yang jelas ada, patut dicurigai bahwa itu adalah broker yang tidak jujur dan Anda harus lebih berhati-hati. Sekalipun itu broker forex asing yang tidak memiliki kantor di Indonesia, kita bisa melacak alamat broker tersebut di website otoritas perdagangan berjangka negara asal broker tersebut. Jika otoritas perdagangan berjangka tidak mencantumkan nama broker tersebut beserta alamat kantornya, kamu harusnya menghindari broker itu.
3. Tidak Memiliki Izin
Jika ada broker forex menawarkan pembukaan rekening trading namun namanya tidak terdaftar di website regulator perdagangan berjangka, broker tersebut dipastikan ilegal. Untuk mendapatkan legalitas sebagai broker forex, memerlukan waktu yang panjang dan syarat ketat dari regulator. Tentu saja broker ilegal akan menghindari proses ini yang mengharuskan adanya transparansi.
4. Tidak Memiliki Izin
Jika ada broker forex menawarkan pembukaan rekening trading namun namanya tidak terdaftar di website regulator perdagangan berjangka, broker tersebut dipastikan ilegal. Untuk mendapatkan legalitas sebagai broker forex, memerlukan waktu yang panjang dan syarat ketat dari regulator. Tentu saja broker ilegal akan menghindari proses ini yang mengharuskan adanya transparansi.
Selain itu modal untuk mendirikan broker juga cukup besar, dengan syarat deposit dana sebagai jaminan usaha. Sebaliknya, broker ilegal tentu akan berusaha menekan modal mendirikan perusahaan seminim mungkin dengan tujuan mengeruk dana nasabah sebanyak-banyaknya. Legalitas broker perlu sekali karena menjadi faktor penting dalam investasi. Jadi izin dan persetujuan regulator bersifat wajib.
Dicetak ulang dari Didimax Forex, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now