Dulu, di saat minim pengalaman tentang trading forex, saya menganggap trading forex adalah sesuatu yang mudah dijalankan untuk mendapatkan keuntungan.
Saya termakan oleh propaganda para marketer forex yang notabene jam terbang mereka masih di garis rata-rata, kalau diingat, ilmu trading para marketer ini masih sangat2 mendasar banget.
Mereka di awal memperkenalkan trading forex kepada saya hanyalah ilmu2 forex standar yang selalu mempertontonkan profit, profit dan selalu profit.
Alhasil, mereka bisa membujuk saya untuk mendepositkan uang saya sebesar 100jt rupiah (dihargai 10.000 USD/kurs tetap 10.000/USD).
Dalam perjalanannya , setelah saya deposit, saya gak menyadari, mereka perlahan mulai menarik diri untuk sedikit demi sedikit menjauh dari aktifitas trading saya yang sebenarnya masih sangat minim ilmu.
Benar saja, modal 100jt itu terkunci hanya dalam waktu 3 minggu trading.
Sebenarnya, jika pengetahuan ttg money management ini sudah saya pahami sebelum saya mendepositkan uang saya, mungkin tidak secepat itu akun trading saya terkunci.
Tapi, yah, itu semua adalah sebuah harga yang harus saya bayar untuk memahami konsep trading forex selama ini (2012–2020).
Disclaimer: The views expressed are solely those of the author and do not represent the official position of Followme. Followme does not take responsibility for the accuracy, completeness, or reliability of the information provided and is not liable for any actions taken based on the content, unless explicitly stated in writing.

Leave Your Message Now