Note

Harga Minyak Mentah Anjlok, Rusia Terbitkan Balasan Sanksi ke 31 Perusahaan Eropa

· Views 21
Harga Minyak Mentah Anjlok, Rusia Terbitkan Balasan Sanksi ke 31 Perusahaan Eropa
Harga minyak mentah dunia menurun di awal perdagangan sesi pagi waktu Asia.

IDXChannel - Harga minyak mentah dunia menurun di awal perdagangan sesi pagi waktu Asia.

Data bursa Intercontinental Exchange (ICE) Kamis (12//5) hingga pukul 09:31 WIB menunjukkan, harga minyak Brent Juli 2022 turun -0,88% di USD106,56 per barel. Sedangkan Brent Agustus 2022 melemah -0,87% di USD105,19 per barel.

BACA JUGA:
Ada Kekhawatiran Pengiriman dari Rusia, Harga Minyak Dunia Justru Tumbuh 1 Persen

West Texas Intermediate (WTI) Juni 2022 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) koreksi -0,97% di USD104,68 per barel, sementara WTI Juli 2022 tumbuh -0,98% di USD103,01 per barel.

Penurunan harga minyak pagi ini terjadi setelah sempat menguat lebih dari 5 persen pada sesi sebelumnya, menyusul kabar sanksi balasan dari Rusia terhadap beberapa perusahaan gas Eropa.

BACA JUGA:
Mengulik Sejarah Saudi Aramco, Perusahaan Raksasa Minyak Dunia di Arab 

Di tengah saling berbalas sanksi, kenaikan harga minyak juga terbatas seiring ekspektasi ancaman permintaan di China imbas lockdown Covid-19.

"Harusnya ada dukungan kebijakan alternatif dari otoritas China untuk mengatasi Covid-19. Jika tidak, maka kenaikan harga minyak masih tetap terbatas dalam waktu dekat," kata Stephen Innes, Managing Partner di SPI Asset Management, dikutip dari Reuters, Kamis (12/5/2022).

BACA JUGA:
SKK Migas Prediksi Harga Minyak Dunia di Level USD100 per Barel hingga 2023

Seperti diketahui, pada Rabu kemarin (11/5), Rusia memberikan hukuman balasan kepada 31 perusahaan yang memberlakukan sanksi terhadap Moskow, setelah agresi militer di Eropa Timur pada Februari lalu.

Langkah ini dinilai menciptakan kegelisahan bagi pasar di mana aliran gas Rusia ke Eropa melalui Ukraina turun seperempat, pertama kalinya yang menyebabkan ekspor gas terganggu.

BACA JUGA:
Harga Minyak Dunia Lanjutkan Tren Pelemahan

Di sisi lain, Uni Eropa terus berupaya untuk mengesahkan embargo minyak Rusia meski menjumpai penolakan dari beberapa negara. Sejumlah analis menilai langkah tersebut akan semakin memperketat pasar dan mengalihkan arus perdagangan minyak.

Pemungutan suara UE membutuhkan dukungan dengan suara bulat, dan masih mengalami penundaan setelah adanya pertentangan dari Hungaria.

BACA JUGA:
Harga Minyak Dunia Naik, Faisal Basri Sayangkan Tak Ada Relaksasi PPN

(NDA)

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No comment on record. Start new comment.