Note

Aspebtindo Komitmen Ciptakan SDM di PBK

· View 511


Aspebtindo Komitmen Ciptakan SDM di PBK


Masih kecilnya penetrasi pasar bursa berjangka di Indonesia tidak lepas dari defisitnya tenaga profesional di industri bursa berjangka. Menyadari hal tersebut, Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) bertekad di masa mendatang akan banyak terlibat dalam menciptakan SDM profesional yang dibutuhkan industri perdagangan berjangka komoditi (PBK).


Ketua Umum Aspebtindo, F. Wishnubroto menuturkan, posisinya makin diperhitungkan dengan dilibatkannya asosiasi dalam peningkatan kemampuan SDM di bidang perdagangan berjangka komoditi di Indonesia. Peran Aspebtindo itu akan tertuang dalam kebijakan otoritas industri perdagangan berjangka komoditi yang bakal terbit dalam waktu dekat," ujarnya di Jakarta, kemarin pekan lalu.


Wisnu menambahkan, kebijakan itu pada dasarnya mendukung program Bappebti, baik dalam meningkatkan kemampuan SDM industri yang ada maupun pada saat pemberian izin Wakil Pialang Berjangka yang baru. Sementara Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Bachrul Cairi yang hadir pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Bappebti akan menerbitkan peraturan yang berisi ketentuan untuk mengatur Program Pelatihan dan Pengembangan Profesi Wakil Pialang Berjangka (P4WPB) terkait dengan peningkatan profesionalisme dan kapabilitas pelaku usaha PBK, khususnya Wakil Pialang Berjangka.


Adapun, kerja sama antara Bappebti, Bursa dan Aspebtindo ini mencakup pelatihan, pertemuan teknis dan seminar,” Aspebtindo jangan hanya sekedar menjadi perkumpulan pelaku usaha, namun harus mampu menjadi jembatan antara regulator dan pelaku usaha serta mendukung terbentuknya industri Perdagangan Berjangka Komoditi yang berdaya saing, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri ini”, tegas Bachrul.


Sebagai informasi, Asosiasi yang genap berusia 3 tahun pada 12 Februari ini telah terlibat dalam berbagai program yang dilaksanakan baik otoritas maupun self regulation organization (SRO).


Sumber: Neraca

Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No older comments, be the first to grab the sofa.