Note

Ini Dia Booster Buat IHSG, Kinerja Hijau Bursa Asia

Verified Official
· View 259
Ini Dia Booster Buat IHSG, Kinerja Hijau Bursa Asia

Mayoritas pasar saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Kamis (2/9/2021), di tengah variatifnya bursa saham Amerika Serika (AS) pada penutupan perdagangan dini hari, karena pelaku pasar sedikit kecewa dengan data ketenagakerjaan terbaru.

Indeks Nikkei Jepang dibuka menguat 0,55%, Hang Seng Hong Kong melesat 0,65%, Shanghai Composite China naik tipis 0,03%, dan Straits Times Singapura terapresiasi 0,16%.

Sementara untuk indeks KOSPI Korea Selatan dibuka melemah 0,3% pada hari ini, setelah rilis data final pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun 2021.

Kabar seputaran vaksin virus corona (Covid-19) datang dari Jepang, di mana Moderna dan Takeda Pharmaceutical mengumumkan pada Rabu (1/9/2021) kemarin bahwa mereka akan bekerja sama dengan otoritas Jepang untuk menarik kembali beberapa batch vaksin setelah ditemukannya kontaminan stainless steel di beberapa botol vaksin.

Sementara itu dari Korea Selatan (Korsel), data pertumbuhan ekonomi final kuartal kedua tahun 2021 telah dirilis pada hari ini.

Berdasarkan data dari Trading Economics, pertumbuhan ekonomi Negeri Ginseng yang tergambarkan pada Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II-2021 tercatat tumbuh signifikan menjadi 6% secara tahunan (year-on-year/YoY), dari sebelumnya pada periode yang sama tahun 2020 sebesar 1,9%.

Tumbuhnya PDB Korsel secara tahunan merupakan pertumbuhan tercepat dalam satu dekade dan lebih tinggi dari ekspektasi ekonomi yang memperkirakan tumbuh menjadi 5,9%.

Namun dalam basis kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ), PDB Korsel tercatat turun menjadi 0,8%, dari sebelumnya pada kuartal I-2021 sebesar 1,7%.

Sementara itu dari Amerika Serikat (AS), bursa saham Wall Street ditutup bervariasi dengan mayoritas menguat, namun penguatannya cenderung tipis pada perdagangan Rabu (1/9/2021) waktu AS, merespons data ketenagakerjaan yang berada di bawah ekspektasi pasar dan jelang rapat bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Indeks S&P 500 ditutup naik tipis 0,03% ke level 4.524,09 dan Nasdaq Composite menguat 0,33% ke posisi 15.309,38. Namun untuk indeks Dow Jones lagi-lagi melemah 0,14% ke level 35.312,53.

Data ADP National Employment menunjukkan Negara Adidaya itu bulan lalu mencetak 374.000 slip gaji baru. Angka itu jauh di bawah ekspektasi ekonom dalam polling Dow Jones yang memperkirakan angka 600.000.

Laporan itu mengawali rilis slip gaji yang akan dikeluarkan pada Jumat, di mana ekonom dalam polling Dow Jones memprediksi 720.000 slip gaji baru diterbitkan, dengan angka pengangguran 5,2%.

Sepanjang tahun berjalan, indeks S&P 500 menguat lebih dari 20% tanpa sekalipun terkoreksi hingga di bawah 5%. Indeks acuan utama bursa AS ini ditutup di atas rerata pergerakan 200 hari yang mengindikasikan bahwa nuansa bullish masih kuat.

Namun, beberapa pihak mengingatkan potensi koreksi pada September karena sejak Oktober tahun lalu belum ada koreksi terhadap bursa AS terutama jelang rapat The Fed pada September dan berlanjutnya kekhawatiran penyebaran virus Covid-19 varian Delta.

Merespons data ketenagakerjaan yang kurang memuaskan tersebut, imbal hasil (yield) acuan obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun ditutup flat pada perdagangan dini hari tadi. Untuk yield 10 tahunnya berada di 1,3% sementara untuk yield 30 tahun mendekati 1,92%.


Diunggah ulang dari cnbcindonesia, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

Disclaimer: The content above represents only the views of the author or guest. It does not represent any views or positions of FOLLOWME and does not mean that FOLLOWME agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the FOLLOWME community, the community does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

If you like, reward to support.
avatar

Hot

No older comments, be the first to grab the sofa.

login